Breaking News
Loading...

Ramadan Digelar Patroli Ketat, 79 Orang Diamankan di Banjarmasin Mayoritas Remaja

TERJARING PATROLI RAMADAN – Sejumlah remaja yang diamankan dalam patroli malam oleh jajaran Polresta Banjarmasin didata dan diberikan pembinaan di halaman Mapolresta, Minggu (1/3). Dari total 79 orang yang diamankan, mayoritas merupakan anak-anak dan remaja yang terjaring razia kamtibmas.

BANJARMASIN,kalimantanprime.com– Suasana Ramadan di Kota Banjarmasin diwarnai patroli ketat aparat kepolisian. Hingga Minggu (1/3), Polresta Banjarmasin mencatat sebanyak 79 orang diamankan dari sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolresta Banjarmasin melalui Kasat Reskrim Kompol Eru Alsepa mengungkapkan, dari total yang diamankan, 12 orang diproses hukum dan ditahan.

“Sampai hari ini total 79 orang kami amankan. Sebanyak 12 orang diproses hukum pidana dan masuk sel tahanan sesuai dengan perbuatannya, sedangkan lainnya dilakukan pembinaan,” ujar Kompol Eru.

Ia merinci, 12 orang yang diproses hukum tersebut terlibat kasus narkotika, penganiayaan, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Seluruhnya merupakan orang dewasa.

Sementara itu, mayoritas lainnya berstatus remaja. Mereka terjaring karena diduga hendak terlibat perkelahian atau perang sarung, menghirup lem, pesta minuman keras oplosan, hingga balap liar pada dini hari.
“Dari 79 orang itu, sekitar 61 merupakan anak-anak atau remaja, kurang lebih 85 persen,” jelasnya.

Sebagai langkah pembinaan, para remaja tersebut diwajibkan melapor empat kali dalam sepekan, khususnya pada hari libur, dengan pendampingan orang tua. Kepolisian juga menekankan pentingnya pengawasan keluarga agar anak tidak berkeliaran tanpa tujuan hingga larut malam.

Selain itu, pihak kepolisian meminta sekolah meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa guna menekan potensi kenakalan remaja yang berujung tindak pidana.
Patroli selama Ramadan ini, tegasnya, akan terus digelar secara rutin sebagai langkah preventif menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dan pihak sekolah, untuk bersama-sama menjaga serta membina generasi muda agar tidak terjerumus pada kegiatan negatif,” pungkasnya. (Kyu)

Lebih baru Lebih lama