Breaking News
Loading...

Dua SPPG Ditutup, Gizi Ribuan Anak Terganjal di HST

 

Ket Foto: Rapat Satgas MBG HST 26 Februari 2026

BARABAI, kalimantanprime.com - Penghentian sementara 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Hulu Sungai Tengah (HST) membuat distribusi gizi anak atau penerima manfaatnyat terganjal.

Penghentian sejak awal Maret 2026 itu disebut akibat masalah kualitas menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai SPPG Pantai Batung Batu Benawa dan Banua Jingah.

"Beberapa hari ini, anak saya belum dapat MBG. Otomatis bawa bekal sendiri," kata salah satu wali/orang tua murid atau penerima manfaat di sekolah Barabai yang enggan namanaya disebut, Kamis (5/3/2026).

Walau biasanya mendapat MBG, wali murid itu mengaku, si anak tetap dibekali makanan dari rumah.

Dikonfirmasi ke Korwil SPPG HST, Sadillah belum juga merespon. Bagaimana solusinya, hasil audit 2 SPPG serta target ke depannya supaya pemenuhan gizi terpenuhi!

Untuk diketahui, penutupan sementara 2 SPPG atau mitra itu berimbas pada ribuan peneriman manfaat. SPPG Pantai Batung Batu Benawa setidaknya ada 3.061 penerima manfaat dan SPPG Banua Jingah ada 3.460 penerima manfaat.

Diketahui sebelumnya, penutupan dua SPPG itu berdasar dari Surat Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan merujuk Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2025 tentang keamanan pangan.

Dalam surat tersebut, ke dua SPPG dilakukan investigasi dan penyelesaian masalah terkait ketidaksesuaian kualitas makanan dan pemberitaan viral. Sehingga du berhentikan operasionalnya sampai dinyatakan sesuai ketentuan. (mlz)

Lebih baru Lebih lama