BANJARMASIN, kalimantanprime.com – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Kotabaru. Nur Shofa Fadhila, siswi SDN 2 Rampa Kotabaru, berhasil meraih Juara I Lomba Bertutur bagi Siswa SD/MI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang mengusung tema "Menumbuhkan Budaya Baca Anak melalui Cerita Kepahlawanan dan Legenda Rakyat".
Kompetisi yang digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (30/6/2026), mempertemukan peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Melalui kemampuan bertutur yang memikat, Nur Shofa Fadhila sukses mengungguli para pesaing dan dinobatkan sebagai juara pertama.
Berkat prestasi tersebut, Nur Shofa Fadhila akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada ajang Lomba Bertutur Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru, M. Fuad Fahruddin, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan literasi di Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan hasil yang membanggakan.
"Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kami mengapresiasi kerja keras peserta, para pembimbing, sekolah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan," ujarnya.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi para pelajar lainnya untuk terus meningkatkan budaya literasi, gemar membaca, dan melestarikan tradisi bertutur sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara II diraih Daffa El Basil Ridha dari MIS Muhammadiyah 2 Banjarmasin, sedangkan Juara III diraih Zhafirah Afiqah Putri dari SDN 1 Komet Banjarbaru.
Sementara itu, Juara Harapan I diraih Assyifaturida dari MIN 8 Hulu Sungai Utara, Juara Harapan II Dyanda Agni Addifa dari SDN Jawa 5 Banjar, dan Juara Harapan III Auxilia Athifa Keylila Az Zahra dari MIS Plus Ash Shiratal Mustaqim Tabalong.
Lomba Bertutur Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 diikuti oleh perwakilan dari 11 kabupaten/kota. Dua daerah, yakni Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Balangan, tidak mengirimkan peserta pada ajang tahun ini.
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba bertutur juga bertujuan menumbuhkan minat baca, memperkuat karakter generasi muda, serta melestarikan budaya lisan melalui cerita kepahlawanan dan legenda rakyat.
Keberhasilan Nur Shofa Fadhila diharapkan menjadi awal prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional sekaligus mengharumkan nama Kalimantan Selatan di kancah Indonesia.(San)
