KOTABARU, kalimantanprime.com – Tim gabungan resmi menghentikan sementara operasi pencarian terhadap Dani (8), bocah warga Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, yang diduga diterkam buaya di Sungai Cantung, Selasa (14/7/2026) malam.
Penghentian pencarian dilakukan setelah operasi berlangsung hingga malam hari. Tim memutuskan pencarian hanya dilakukan hingga pukul 24.00 Wita sebelum seluruh personel beristirahat dan kembali melanjutkan operasi pada Rabu pagi.
"Untuk pencarian malam ini dibatasi sampai pukul 12 malam. Setelah itu seluruh tim beristirahat agar besok pagi dapat kembali melaksanakan pencarian," ujar salah seorang koordinator di lokasi.
Meski operasi resmi dihentikan sementara, masyarakat yang ingin melakukan pemantauan tetap diperbolehkan dengan syarat mengutamakan faktor keselamatan.
"Apabila ada warga yang ingin melakukan pemantauan, silakan, tetapi keselamatan harus menjadi prioritas," tegasnya.
Tim juga menurunkan perahu tambahan untuk memperluas area pencarian. Langkah tersebut akan melibatkan warga yang memahami karakter Sungai Cantung, mengingat lokasi pencarian dipenuhi bebatuan dan memiliki medan yang cukup berbahaya.
"Nanti kami akan perahu. Kami juga akan mengikuti petunjuk warga yang mengetahui kondisi wilayah, karena di lokasi banyak batu dan arus sungai yang perlu diwaspadai," katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan bersama aparat, relawan, dan masyarakat akan kembali menyisir Sungai Cantung sejak pagi hari dengan harapan korban segera ditemukan.(San)
