Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan Kepala Desa Jawa Laut yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jawa Laut menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi.
"Literasi merupakan strategi pembangunan nonfisik yang sangat penting. Selama ini pemerintah masih gencar membangun infrastruktur, namun peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya minat baca masyarakat dan anak-anak sebagai generasi penerus, juga harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.
Usai sambutan Kepala Desa, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Kelompok 32 KKN Tematik Literasi ULM 2026, Adinda Lubna Farrasya Abdhee Putri, yang memperkenalkan anggota tim sekaligus memaparkan tujuan dan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Dalam pemaparannya, Adinda menjelaskan sejumlah program yang berfokus pada peningkatan budaya baca, pendampingan literasi bagi anak-anak, edukasi masyarakat, serta berbagai kegiatan yang mendukung penguatan literasi di Desa Jawa Laut.
Setelah pemaparan program kerja, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta penyampaian saran dan masukan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tamu undangan. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyelaraskan program KKN dengan kebutuhan masyarakat agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal.
Kegiatan pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN Tematik Literasi ULM 2026 di Desa Jawa Laut.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, program KKN Tematik Literasi diharapkan mampu meningkatkan minat baca, memperkuat budaya literasi, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Jawa Laut, Kabupaten Banjar.(Aura)
