Breaking News
Loading...

Agkasa Pura Indonesia Salurkan Bantuan TJSL Rp320 Juta untuk Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, dan Rumah Layak Huni di Banjarbaru

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp319,6 juta kepada masyarakat Kota Banjarbaru, Selasa (14/7/2026)

BANJARBARU
, kalimantanprime.com – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Perusahaan menyalurkan bantuan senilai Rp319.625.000 atau sekitar Rp320 juta yang menyasar sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan rumah layak huni di Kota Banjarbaru.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, kepada Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Puskesmas Landasan Ulin, Selasa (14/7/2026).

Stephanus mengatakan, program TJSL merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai program yang memberikan dampak nyata.

"Bandara bukan hanya menjadi pusat konektivitas transportasi udara, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Melalui program TJSL ini, kami ingin berkontribusi menciptakan generasi yang sehat, meningkatkan kualitas pendidikan, mendukung kepedulian terhadap lingkungan, serta membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak," ujarnya.

Pada sektor kesehatan, melalui Program InJourney Lawan Stunting, PT Angkasa Pura Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp164.625.000 kepada 127 anak di Kota Banjarbaru. Bantuan berupa paket pemenuhan gizi, termasuk susu, sebagai dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting.

Di bidang pendidikan, melalui Program InJourney Cerdaskan Bangsa, perusahaan memberikan bantuan perbaikan halaman SDN 3 Landasan Ulin Utara senilai Rp30 juta guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman. Selain itu, bantuan pembangunan panggung sekolah senilai Rp50 juta juga diberikan kepada SMP Negeri 15 Banjarbaru sebagai sarana kegiatan seni, budaya, pembelajaran, dan pengembangan kreativitas siswa.

Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui Program InJourney Airports Peduli Lingkungan dengan menyerahkan bantuan mesin pencacah sampah senilai Rp25 juta kepada LPM Guntung Payung. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus memberikan nilai ekonomi melalui pengolahan sampah organik.

Sementara itu, melalui Program InJourney Airports Rumah Layak Huni, perusahaan menyalurkan bantuan renovasi rumah senilai Rp50 juta kepada masyarakat yang membutuhkan guna meningkatkan kualitas hunian agar lebih sehat, aman, dan layak ditempati.

Stephanus menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program TJSL tidak lepas dari sinergi antara perusahaan, Pemerintah Kota Banjarbaru, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, dan masyarakat.

"Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi ini menjadi modal penting untuk menghadirkan program sosial yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Ke depan, kami akan terus memperkuat program TJSL sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan," katanya.

Program TJSL PT Angkasa Pura Indonesia merupakan implementasi komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan, pendidikan berkualitas, pembangunan permukiman berkelanjutan, serta penguatan kemitraan.

Sebagai pengelola Bandara Internasional Syamsudin Noor, PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberi nilai tambah bagi masyarakat, sehingga kehadiran bandara tidak hanya memperkuat konektivitas udara di Kalimantan Selatan, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.( Wamen/Ril) 

Lebih baru Lebih lama