
Kebakaran menghanguskan 3 buah kios di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (23/6) malam.
BANJARMASIN, kalimantanprime.com - Suasana malam di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, mendadak berubah mencekam pada Selasa (23/6).
Saat sebagian warga tengah beraktivitas di tengah kondisi listrik padam, kobaran api tiba-tiba muncul dari sebuah kios yang menjual kebutuhan pokok.
Dalam waktu singkat, api membesar dan menarik perhatian warga sekitar. Kepanikan pun tak terhindarkan. Sejumlah warga berupaya meminta bantuan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan petugas Damkar Kota Banjarmasin untuk segera melakukan pemadaman.
Salah seorang warga, Syarif, mengaku melihat api pertama kali berasal dari kios yang juga menjual bensin eceran. Menurutnya, saat itu penerangan di dalam kios hanya mengandalkan cahaya lilin karena aliran listrik sedang padam.
"Di dalam kios ada lilin untuk penerangan. Sementara di sana juga dijual bensin," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Keberadaan bahan bakar yang mudah terbakar diduga membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi, mengatakan kebakaran tersebut menyebabkan tiga kios mengalami kerusakan berat. Selain itu, satu kios dan satu ruko lainnya turut terdampak meski dengan tingkat kerusakan yang lebih ringan.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh lilin yang terjatuh dan menyambar bensin yang berada di dalam kios. Kondisi kios yang dipenuhi berbagai kebutuhan sembako turut mempercepat penyebaran api.
"Dugaan sementara, lilin jatuh lalu mengenai atau menyambar bensin yang ada di dalam kios sehingga memicu kebakaran," kata Sunardi.
Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Tim Inafis dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan sumber api dan kronologi kejadian secara detail.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan oleh pemerintah daerah dan aparat kepolisian.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati menggunakan lilin saat terjadi pemadaman listrik, terutama di lokasi yang menyimpan bahan mudah terbakar. Kelalaian kecil dapat berujung pada musibah yang merugikan banyak pihak. (kyu)