Breaking News
Loading...

Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pengeroyokan di Gang Satria, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

LOKASI KEJADIAN – Gang Satria, Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur, lokasi terjadinya dugaan pengeroyokan terhadap seorang remaja oleh sejumlah rekan kerjanya. Kasus tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian.

BANJARMASIN, kalimantanprime.com  – Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang remaja yang terjadi di Jalan Pramuka, Gang Satria, Kecamatan Banjarmasin Timur. Polisi menyatakan telah mengantongi identitas para pelaku dan segera melakukan penindakan.

Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto melalui Kanit Reskrim Ipda Sukma Yudhistira Nugraha mengatakan, laporan korban telah diterima dan saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Korban sudah melapor ke Mapolsek Banjarmasin Timur, dan saat ini perkaranya masih kami dalami,” ujar Ipda Sukma, Rabu (11/3) siang.

Ia menambahkan, pihak kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

“Identitas para pelaku sudah kami kantongi dan dalam waktu dekat akan kami lakukan penindakan,” katanya.

Korban diketahui bernama Adi (17), warga Kelayan Kecil, Banjarmasin Selatan. Ia sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ulin Banjarmasin setelah mengalami luka akibat dugaan penganiayaan oleh rekan kerjanya.

Insiden tersebut terjadi pada Senin (9/3) sekitar pukul 09.00 Wita di Jalan Pramuka Gang Satria RT 26, Banjarmasin Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu para pekerja sedang berkumpul di markas kerja dan bersiap berangkat untuk melakukan pemasangan tiang kabel optik internet di wilayah Sungai Batang, Kabupaten Banjar.

Namun situasi tiba-tiba berubah tegang ketika korban hendak menaiki mobil pikap. Seorang pekerja berinisial A (20) diduga lebih dulu menyerang korban dengan dibantu oleh saudaranya E serta adik iparnya K.

Beberapa rekan kerja sempat mencoba melerai, namun situasi justru semakin memanas setelah kedua kerabat pelaku ikut melakukan penyerangan.

Korban yang berada di antara tembok dan mobil pikap tidak sempat melarikan diri karena sudah dikepung para pelaku.

Aksi pengeroyokan tersebut bahkan sempat terekam kamera CCTV milik warga di sekitar lokasi. Dalam rekaman itu terlihat korban diserang dan dilukai menggunakan gunting sebelum para pelaku melarikan diri dari tempat kejadian.

Usai kejadian, korban langsung dibawa oleh rekan kerjanya ke RSUD Ulin Banjarmasin dengan bantuan relawan emergency menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta melakukan pendalaman guna mengungkap secara jelas kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. (Kyu)

Lebih baru Lebih lama