TANAH BUMBU, kalimantanprime.com – Jajaran Polsek Sungai Loban di bawah pimpinan Kapolsek Sungai Loban IPTU Kity Tokan berhasil mengamankan jalannya Haul Akbar Pangeran Syarif Ali Bin Abdurrahman Al-Aydarus yang digelar di Kampung Dermaga, Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (29/3/2026).
Kegiatan keagamaan tahunan ini dimulai sejak pukul 10.00 WITA hingga selesai, bertempat di Qubah Pangeran Syarif Ali, dan dihadiri sekitar 1.000 jamaah dari berbagai daerah. Suasana berlangsung khidmat dengan rangkaian acara religius yang sarat makna spiritual.
Haul Akbar tersebut menghadirkan penceramah Habib Thaha Bin Husin Al Jufri dari Kalimantan Barat, yang memberikan tausiyah kepada para jamaah. Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Ketua Panitia Alhabib Umar Al-Idrus, Ketua Rabithah Alawiyah Alhabib Abdillah Al-Idrus, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang diwakili Asisten II Eryanto Rais.
Selain itu, hadir pula unsur Forkopimcam seperti Camat Sungai Loban Agus Salim, Camat Angsana Taryono, serta Kapolsek Angsana IPDA Agus Sujarwo, bersama para tokoh agama dan masyarakat dari Kecamatan Sungai Loban dan Angsana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan maulid, ayat suci Al-Qur’an, manaqib Pangeran Syarif Ali, sambutan shohibul haul, hingga ditutup dengan ceramah agama dan doa bersama. Nasyid zikir dan tahlil turut menambah kekhusyukan acara.
Kapolsek Sungai Loban IPTU Kity Tokan menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan personel kepolisian dan unsur terkait lainnya guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Haul Akbar Pangeran Syarif Ali Bin Abdurrahman Al-Aydarus merupakan agenda rutin yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah serta melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya religi di Kabupaten Tanah Bumbu.
Dengan pengamanan yang optimal, kegiatan ini kembali menjadi bukti sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.(San)
