BARABAI, kalimantanprime.com – Ketidakhadiran Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, tidak mengurangi antusias masyarakat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Ma’shum, Kelurahan Bukat, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (14/3/2026).
Gubernur Kalsel diketahui berhalangan hadir karena agenda mendesak. Kehadirannya pun diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kabiro Kesra) Setda Provinsi Kalsel, H. Fahrurazi, beserta rombongan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati HST Samsul Rizal, Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi, serta jajaran Pemerintah Kabupaten HST menjelang waktu berbuka puasa pada hari ke-24 Ramadan 1447 Hijriah.
“Atas nama masyarakat HST, kami mengucapkan selamat datang kepada perwakilan Gubernur Kalimantan Selatan,” ujar Bupati Rizal dalam sambutannya.
Menurut Rizal, kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Alhamdulillah, Kepala Biro Kesra ini juga orang Barabai,” ucap Rizal disambut senyum hadirin.
Ia menyebut kunjungan tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi di kampung halaman, tetapi juga menjadi momen penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalsel kepada masyarakat HST.
“Kami sangat menghargai perhatian Gubernur melalui berbagai bantuan pada Safari Ramadan ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, H. Fahrurazi menyampaikan bahwa Februari lalu menandai satu tahun kepemimpinan Gubernur Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman di Kalimantan Selatan.
“Setahun perjalanan ini penuh tantangan, namun juga menjadi pembelajaran untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” ujarnya saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel.
Dalam sambutan tersebut, Gubernur Muhidin juga mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah, seperti pembangunan infrastruktur jalan yang belum merata serta kebijakan yang belum sepenuhnya menjangkau wilayah pelosok.
“Ulun sadar masih ada harapan warga Barabai yang belum terpenuhi sepenuhnya,” ungkapnya melalui Fahrurazi.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan konstruktif agar pembangunan dapat berjalan tepat sasaran.
Selain itu, Fahrurazi juga memuji Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai “paru-paru Kalimantan Selatan” karena keberadaan Pegunungan Meratus yang tetap terjaga dan menjadi inspirasi dalam upaya pencegahan bencana.
“Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, layanan dasar, serta penguatan ekonomi lokal,” tutupnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda HST, Ketua TP PKK dan GOW HST, Forkopimcam, para kepala SKPD, camat, tokoh masyarakat, serta warga Barabai. (mlz)
