Breaking News
Loading...

RDP Pembangunan Masjid Husnul Khatimah Ditunda, Ketua DPRD Kotabaru Tegaskan Komitmen Cari Solusi Terbaik

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti

KOTABARU
, kalimantanprime.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti, memutuskan menunda pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kelanjutan proyek pembangunan Masjid Husnul Khatimah dengan pola tahun jamak. Penundaan ini dilakukan lantaran belum lengkapnya kehadiran unsur Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil kesepakatan rapat agar pembahasan ke depan dapat berjalan efektif dan menghasilkan solusi konkret. RDP dijadwalkan ulang hingga seluruh pihak terkait dapat hadir secara lengkap.

Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti, menegaskan bahwa pembangunan Masjid Husnul Khatimah merupakan proyek strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, sehingga pembahasannya harus dilakukan secara komprehensif dan matang.

"Kami ingin RDP nanti berjalan efektif. Pembangunan Masjid Husnul Khatimah adalah proyek penting yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, kita butuh kehadiran seluruh pihak terkait, baik dari SKPD, TAPD, dan Badan Anggaran (Banggar), agar semua persoalan teknis maupun anggaran bisa klir," ujar Suwanti di Gedung DPRD Kotabaru, Rabu (11/2/2026).

Ia menambahkan, DPRD tidak ingin tergesa-gesa dalam mengambil keputusan tanpa didukung data yang lengkap dan valid. Menurutnya, kejelasan informasi sangat penting agar solusi yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk mengawal proyek ini hingga menemukan titik terang. Harapannya, pembangunan masjid dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan sesuai harapan masyarakat," tegasnya.

Penundaan RDP ini diharapkan dapat memaksimalkan koordinasi lintas sektor sehingga proses pembangunan Masjid Husnul Khatimah ke depan dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan akuntabel.(San) 

Lebih baru Lebih lama