Breaking News
Loading...

Wagub Kalsel Tutup Program Rehabilitasi Disabilitas, Dorong Kemandirian dan Akses Kesempatan Setara


Wakil Gubernur Kalimantan Selatan berbaur dengan peserta saat meninjau hasil pelatihan kewirausahaan di lingkungan PRSDPDNF Fajar Harapan, Banjarbaru, Rabu (24/12/2025), sebagai simbol dukungan terhadap kemandirian dan kreativitas penyandang disabilitas

BANJARBARU
, kalimantanprime.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan resmi menutup Program Rehabilitasi Sosial PRSDPDNF Fajar Harapan Angkatan VI dan PRSDP Ikaya Banaran Angkatan VII, Rabu (24/12/2025). Penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya proses pembinaan penyandang disabilitas yang difokuskan pada peningkatan kemandirian dan kualitas hidup.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan beserta seluruh pendamping, instruktur, dan tenaga profesional yang terlibat dalam pelaksanaan program rehabilitasi.

Ia menegaskan, rehabilitasi sosial bukan sekadar agenda rutin pemerintah, melainkan bagian dari komitmen daerah dalam memastikan penyandang disabilitas memperoleh layanan sosial yang layak dan berkeadilan.

“Penyandang disabilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kalimantan Selatan. Mereka memiliki potensi dan kemampuan yang apabila didukung dengan tepat, mampu tumbuh, mandiri, serta berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Menurut Wakil Gubernur, rehabilitasi sosial harus dipahami sebagai proses pemberdayaan, bukan semata pemulihan. Program ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi para peserta untuk mengaplikasikan keterampilan dan pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjutnya, akan terus mendorong sinergi lintas sektor, termasuk dengan dunia usaha dan masyarakat, guna membuka peluang yang setara bagi lulusan program rehabilitasi, baik dalam dunia kerja maupun kehidupan sosial.

Kepada para peserta, Wakil Gubernur mengingatkan agar tidak terkungkung oleh keterbatasan fisik dan tetap percaya diri dalam mengembangkan potensi diri.

“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi apabila diiringi dengan ketekunan, kemauan belajar, serta dukungan lingkungan yang inklusif,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Program Rehabilitasi Sosial PRSDPDNF Fajar Harapan Angkatan VI dan PRSDP Ikaya Banaran Angkatan VII Tahun 2025. Ia berharap bekal yang diperoleh mampu menjadi modal menghadapi masa depan sekaligus memperkuat upaya mewujudkan Kalimantan Selatan yang inklusif dan berkeadilan sosial.(Rilis) 

Lebih baru Lebih lama