Breaking News
Loading...

Tugu Nol Kilometer Banjarmasin Ditargetkan Tuntas Tahun Ini, Skema Pengelolaan Disiapkan

Pembangunan Tugu Nol Kilometer Banjarmasin ditargetkan rampung sebelum tutup tahun 2025. (Foto: MC Kalsel) 

BANJARBARU
, kalimantanprime.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan penyelesaian pembangunan Tugu Nol Kilometer Banjarmasin sebelum tutup tahun 2025. Proyek yang menjadi salah satu ikon baru kota tersebut kini memasuki tahap akhir pengerjaan.

Usai rampung, aset Tugu Nol Kilometer akan dialihkan pengelolaannya dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel kepada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel untuk pengelolaan selanjutnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, menegaskan bahwa penyelesaian proyek tetap sesuai target. Namun, ia menilai kesiapan manajemen pengelolaan kawasan perlu dipastikan sebelum peresmian dilakukan.

“Kalau sudah peresmian pasti akan ramai pengunjung. Sebaiknya badan pengelola terbentuk lebih dahulu supaya pengaturannya jelas,” ujar Yasin.

Pembangunan Tugu Nol Kilometer Banjarmasin menggunakan anggaran sekitar Rp124 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, Pemprov juga menyiapkan tambahan dana sebesar Rp18 miliar untuk mendukung penyediaan fasilitas penunjang.

Bangunan tugu setinggi 99 meter tersebut terdiri dari lima lantai dan dirancang sebagai destinasi wisata sekaligus sarana promosi daerah. Di area tugu juga disiapkan sejumlah ruang usaha yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha, menyampaikan bahwa proyek Tugu Nol Kilometer menjadi salah satu fokus pembangunan strategis selain pembangunan masjid dan kantor-kantor pemerintahan.

“Untuk Tugu Nol Kilometer, sesuai perencanaan ditargetkan selesai akhir tahun. Namun melihat perkembangan cuaca serta kendala pengiriman material, kami akan memberikan kesempatan kepada penyedia hingga 50 hari kalender,” jelas Ryan.

Ia mengungkapkan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 95 persen. Adapun pekerjaan yang tersisa bersifat ringan, seperti pemasangan lampu LED running yang sempat terkendala distribusi akibat faktor cuaca.

“Meski minor, kami tetap menjalankan sesuai prosedur yang berlaku. Setelah pekerjaan landscape, lighting, dan kelengkapan lainnya selesai, akan dilakukan serah terima kepada Biro Umum,” ujarnya.

Ryan menambahkan, ke depan pengelolaan kawasan Tugu Nol Kilometer diharapkan melibatkan berbagai perangkat daerah, mulai dari sektor pariwisata hingga koperasi, terutama dalam pengelolaan area UMKM.

“Perlu koordinasi lintas sektor dan pembentukan badan pengelola agar kawasan ini tertata dan bisa dimanfaatkan maksimal. Setelah peresmian, Tugu Nol Kilometer Banjarmasin akan dibuka untuk masyarakat umum,” pungkasnya. (MC Kalsel/tgh) 

Lebih baru Lebih lama