Breaking News
Loading...

Reses Bersama Puluhan Wartawan, Ketua DPRD Kotabaru Serap Aspirasi Insan Pers

Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti, memanfaatkan momentum reses tahap III tahun 2026 untuk menyerap aspirasi insan pers. Bersama puluhan wartawan, Suwanti menggelar dialog terbuka di sebuah kafe di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Senin (2/11/2026).

KOTABARU, kalimantanprime.com
– Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti, memanfaatkan momentum reses tahap III tahun 2026 untuk menyerap aspirasi insan pers. Bersama puluhan wartawan, Suwanti menggelar dialog terbuka di sebuah kafe di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Senin (2/11/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara lembaga legislatif dan para jurnalis untuk menyampaikan berbagai persoalan serta dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

Reses tahap III anggota DPRD Kabupaten Kotabaru berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 November 2026. Agenda ini merupakan bagian dari kewajiban anggota legislatif untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menjaring aspirasi, masukan, dan berbagai kebutuhan warga.

Dalam dialog tersebut, Suwanti menegaskan bahwa penyerapan aspirasi tidak harus terbatas pada pertemuan dengan masyarakat secara formal. Wartawan juga memiliki posisi penting sebagai bagian dari masyarakat yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan di lapangan.

“Wartawan juga bagian dari masyarakat. Aspirasi, masukan dan saran yang disampaikan tentu bisa kami tampung dan catat,” ujar Suwanti.

Menurutnya, insan pers memiliki peran strategis karena aktivitas jurnalistik membuat wartawan berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

Informasi dan masukan dari wartawan dinilai dapat menjadi bahan penting bagi DPRD dalam melihat persoalan secara lebih luas, sekaligus menjadi pertimbangan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Suwanti juga berharap komunikasi dan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan media massa terus terpelihara.

Ia menilai, media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pemberitaan yang informatif dan berimbang, berbagai kebijakan pemerintah dapat diketahui publik, sementara aspirasi serta persoalan masyarakat dapat tersampaikan kepada para pengambil kebijakan.

Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya keterbukaan komunikasi antara wakil rakyat dan insan pers. Sebab, aspirasi masyarakat tidak hanya hadir melalui forum resmi, tetapi juga dapat digali dari berbagai informasi dan temuan wartawan di lapangan.(San) 

Lebih baru Lebih lama