TANAH LAUT, kalimantanprime.com – Akurasi alat kesehatan menjadi salah satu perhatian RSUD Hadji Boejasin Pelaihari dalam menjaga mutu pelayanan. Sejumlah peralatan di rumah sakit tersebut dikalibrasi bersama Loka Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (LPAFK) Banjarbaru.
Kalibrasi dilakukan untuk memastikan kinerja dan hasil pengukuran alat tetap sesuai dengan spesifikasi serta batas yang dipersyaratkan. Pemeriksaan juga bertujuan mendeteksi kemungkinan penyimpangan atau deviasi pada alat.
Kepala Seksi Perbekalan dan Sarpras Nonmedik RSUD Hadji Boejasin, Taufik Hidayat, mengatakan pemeriksaan mencakup alat kesehatan yang digunakan di hampir seluruh unit pelayanan.
“Alat kesehatan yang diukur ada di semua layanan, baik rawat inap, rawat jalan, farmasi, kamar operasi, radiologi, ruang HD, laboratorium, maupun alat ukur kesehatan lingkungan,” kata Taufik, Sabtu (29/8/2026).
Menurutnya, kalibrasi menjadi bagian penting untuk memastikan peralatan tetap laik pakai dan dapat digunakan sesuai fungsinya. Hal itu juga berkaitan dengan keselamatan petugas maupun pasien.
Untuk peralatan yang berkaitan dengan radiasi, pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan radiasi sehingga penggunaannya tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Semua ini untuk memastikan alat kesehatan aman digunakan, memberikan manfaat, menjamin keselamatan petugas maupun pasien, serta laik pakai,” ujarnya.
Kegiatan kalibrasi tersebut dilakukan bersama LPAFK Banjarbaru, unit pelaksana teknis pemerintah di bidang pengamanan alat dan fasilitas kesehatan di bawah Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
LPAFK memiliki tugas dalam pengawasan keamanan fasilitas kesehatan, termasuk sarana, prasarana dan peralatan kesehatan melalui kegiatan inspeksi, pengujian, kalibrasi hingga proteksi radiasi.(Red)
