Breaking News
Loading...

Kelurahan Pembataan dan Pasar Syariah Mabuun Raih Peringkat III Nasional, Balai POM Tabalong Juga Berprestasi


JAKARTA, kalimantanprime.com – Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kelurahan Pembataan dan Pasar Syariah Mabuun berhasil meraih peringkat III nasional regional tengah dalam program keamanan pangan berbasis masyarakat. Pada kegiatan yang sama, Balai POM Tabalong juga memperoleh penghargaan sebagai unit pelaksana teknis (UPT) terbaik dalam pengelolaan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, bersama Lurah Pembataan dan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong, Selasa (20/10/2026), di Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Jakarta.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, dalam kegiatan Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman.

Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, meraih peringkat III pada kategori Desa Pangan Aman. Sementara itu, Pasar Syariah Mabuun mendapatkan peringkat yang sama pada kategori Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.

Tak hanya pemerintah daerah dan pengelola pasar, Balai POM Tabalong turut mendapat apresiasi sebagai UPT terbaik dalam pengelolaan program Germas Sapa yang mencakup pembinaan keamanan pangan di desa, pasar, dan sekolah.

Capaian tersebut menjadi hasil dari upaya bersama dalam mendorong penerapan keamanan pangan di lingkungan masyarakat, termasuk melalui pembinaan dan pengawasan terhadap pangan yang beredar.

Penghargaan ini diberikan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia pada Oktober 2026 dengan tema “Innovate Today. Nourish Tomorrow.” Kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat sinergi dan keterpaduan pelaksanaan program keamanan pangan berbasis masyarakat di berbagai daerah.

Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih daerahnya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan keamanan pangan dan kualitas pelayanan di pasar maupun lingkungan desa dan kelurahan.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan peringkat ketiga. Tentunya kita sangat bersyukur. Dari sekitar 12.000 pasar yang dinilai dan sekitar 6.000 desa dan kelurahan dalam lomba Desa Pangan Aman, Kabupaten Tabalong melalui Kelurahan Pembataan dan Pasar Mabuun berhasil meraih peringkat ketiga,” ujar Muhammad Noor Rifani.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPOM RI beserta jajaran yang selama ini memberikan arahan dan pembinaan kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong sehingga mampu meraih prestasi tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan, terutama dalam meningkatkan aspek keamanan dan kenyamanan pasar serta memperkuat pelaksanaan program keamanan pangan di desa dan kelurahan.

“Pemerintah daerah akan terus berbenah dan memperhatikan sisi keamanan, kenyamanan, serta kegiatan ekonomi di pasar maupun kegiatan pangan aman di desa dan kelurahan. Harapannya, ke depan semakin banyak prestasi yang dapat diraih,” katanya.

Bupati mengungkapkan, capaian yang diraih Tabalong saat ini mencakup dua kategori, yakni pasar dan desa atau kelurahan. Ke depan, pemerintah daerah akan memperkuat pembinaan terhadap sekolah-sekolah agar turut berpartisipasi dalam program keamanan pangan dan berpeluang meraih prestasi serupa.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, dalam agenda penguatan sinergi program Desa Wisata Pangan Aman di seluruh Indonesia.

Raihan penghargaan oleh Kelurahan Pembataan, Pasar Syariah Mabuun, dan Balai POM Tabalong diharapkan semakin memperkuat komitmen lintas sektor dalam mewujudkan pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi masyarakat.( Ril) 

Lebih baru Lebih lama