KOTABARU, kalimantanprime.com – Polsek Kelumpang Hilir terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui patroli cipta kondisi (Cipkon) pada malam hari, polisi menemukan 12 botol minuman keras (miras) dan 11 slop rokok tanpa cukai saat menyisir sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru.
Patroli yang dipimpin Kapolsek Kelumpang Hilir, IPDA Budi Murahman, S.H., M.H., tersebut dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026), mulai pukul 23.00 Wita hingga selesai.
Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, di antaranya Jalan Raya Kalsel–Tim di depan Mako Polsek Kelumpang Hilir, Jalan A. Yani Km 29,5, Desa Tegalrejo, serta kawasan warung remang-remang yang menjadi salah satu titik pemantauan petugas.
Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Kelumpang Hilir bersama personel Pospol Lantas Serongga. Patroli difokuskan pada upaya pencegahan premanisme, kejahatan jalanan, serta potensi gangguan keamanan yang dapat meresahkan masyarakat.
Kapolsek Kelumpang Hilir IPDA Budi Murahman menegaskan bahwa patroli cipta kondisi merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya pada malam hari.
“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah aksi premanisme dan kejahatan jalanan, sekaligus memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kelumpang Hilir tetap aman dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya,” ujar Budi Murahman.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati 12 botol minuman keras yang tercatat berkaitan dengan seorang warga bernama Muhammad Rinaldy, serta 11 slop rokok tanpa cukai yang tercatat berkaitan dengan seorang warga bernama Padli.
Temuan tersebut menjadi bagian dari hasil pemeriksaan petugas selama pelaksanaan patroli. Namun, laporan kegiatan tidak merinci jenis minuman keras, merek rokok, maupun tindak lanjut hukum terhadap barang-barang tersebut.
Di sisi lain, petugas tidak menemukan adanya aksi premanisme maupun kejahatan jalanan selama patroli berlangsung. Tidak ada pula kejadian menonjol yang dilaporkan dalam kegiatan tersebut.
Selain melakukan pemantauan, personel kepolisian memberikan imbauan kamtibmas dan pembinaan secara humanis kepada masyarakat yang masih berkumpul pada malam hari.
Menurut Budi, pendekatan preventif dan humanis tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.
Untuk memperkuat upaya pencegahan, Polsek Kelumpang Hilir menyiapkan sejumlah langkah lanjutan. Di antaranya melakukan pemetaan ulang terhadap lokasi yang berpotensi rawan kejahatan malam, meningkatkan patroli dialogis dan blue light patrol pada jam-jam rawan, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam menyerap informasi dari masyarakat.
Koordinasi dengan tokoh masyarakat dan aparat desa juga akan diperkuat guna mendorong pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (Poskamling).
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Polsek Kelumpang Hilir menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli rutin, pendekatan humanis, dan kerja sama lintas unsur demi mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(San)
