BANJARBARU, kalimantanprime.com – Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada Sabtu (6/9/2026).
Erupsi tersebut mengakibatkan penutupan operasional sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), sehingga berdampak terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor, termasuk penerbangan dengan rute yang terkoneksi.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak delapan penerbangan keberangkatan dan enam penerbangan kedatangan terdampak pembatalan.
Untuk penerbangan keberangkatan, penerbangan yang dibatalkan meliputi GA533 rute Banjarmasin–Jakarta dengan jadwal keberangkatan pukul 07.00 WITA, IU629 rute Banjarmasin–Jakarta pukul 09.30 WITA, serta GA535 rute Banjarmasin–Jakarta pukul 10.20 WITA.
Selain itu, QG795 rute Banjarmasin–Semarang dengan jadwal pukul 10.25 WITA, IP617 rute Banjarmasin–Jakarta pukul 10.55 WITA, QG491 rute Banjarmasin–Jakarta pukul 12.25 WITA, IU627 rute Banjarmasin–Jakarta pukul 13.20 WITA, serta QG495 rute Banjarmasin–Surabaya pukul 14.05 WITA juga dibatalkan.
Sementara untuk penerbangan kedatangan, terdapat enam penerbangan yang terdampak, yakni GA530 rute Jakarta–Banjarmasin, QG480 rute Semarang–Banjarmasin, IP616 rute Jakarta–Banjarmasin, QG490 rute Jakarta–Banjarmasin, IU626 rute Jakarta–Banjarmasin, serta QG794 rute Semarang–Banjarmasin.
Total penumpang yang terdampak mencapai 1.187 penumpang keberangkatan dan 784 penumpang kedatangan.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait penerbitan NOTAM penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga pukul 13.30 WIB atau 14.30 WITA.
“Informasi terkini yang kami dapatkan pagi ini, telah terbit NOTAM penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga pukul 13.30 WIB atau 14.30 WITA. Hal ini berdampak pada penerbangan dari dan ke tujuan CGK, termasuk penerbangan dengan rute yang terkoneksi. Hingga saat ini kami masih terus menunggu perkembangan situasi,” terang Millyas.
Akibat kondisi tersebut, manajemen Bandara Internasional Syamsudin Noor telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan, di antaranya penyediaan parking stand bagi pesawat-pesawat yang terdampak serta memberikan service recovery kepada para penumpang.
Millyas mengimbau seluruh pengguna jasa penerbangan untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui maskapai masing-masing.
“Kami menyarankan para pengguna jasa untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui informasi yang disampaikan oleh maskapai. Jika sudah berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor, jangan ragu untuk menghubungi petugas dan mengikuti arahannya apabila membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas pengertian seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kondisi tersebut berlangsung.
“Terima kasih atas pengertian seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kondisi ini berlangsung,” tutupnya.(Wamen/Rilis)
