KOTABARU, kalimantanprime.com — Semangat kemerdekaan tidak hanya terlihat dari kibaran Merah Putih. Di RT 14 Sungai Paring, Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong antarwarga.
Di bawah kepemimpinan Ketua RT 14 Ibnu Saleh, warga dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, kaum perempuan, laki-laki hingga para orang tua, bahu-membahu menyukseskan rangkaian lomba tujuhbelasan yang digelar sejak Jumat (28/8/2026).
Kekompakan warga bahkan sudah terlihat sejak sebelum perlombaan dimulai. Mereka bersama-sama membersihkan lahan yang menjadi lokasi kegiatan sekaligus menghias lapangan dengan berbagai pernak-pernik bernuansa kemerdekaan.
Meski lokasi perlombaan tidak terlalu luas, kondisi tersebut tidak sedikit pun mengurangi antusiasme warga. Suasana justru semakin semarak ketika berbagai perlombaan yang mayoritas diikuti anak-anak mulai digelar.
Tawa, sorak-sorai dan dukungan warga terdengar di tengah berlangsungnya perlombaan. Anak-anak berlomba menunjukkan kemampuan, sementara orang tua dan warga lainnya memberikan semangat dari sisi lapangan.
Semangat gotong royong juga tetap terjaga hingga hari kedua pelaksanaan, Sabtu (29/8/2026). Warga terlihat saling membantu agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Ketua Pelaksana Lomba RT 14 Sungai Paring, Nasroni, mengatakan kegiatan tersebut direncanakan berlangsung hingga Minggu (30/8/2026).
“Rencana lomba diadakan sampai hari Minggu, besok,” ujar Nasroni saat ditemui, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Nasroni, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. Lebih dari itu, momentum tujuhbelasan menjadi ruang bagi warga untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga kerukunan di lingkungan RT 14.
“Alhamdulillah sampai dengan hari kedua ini, lomba berjalan sukses. Mudah-mudahan tidak ada kendala sampai akhir perlombaan,” harapnya.
Ia menyebutkan, keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu hal yang paling menggembirakan. Selain anak-anak, sejumlah orang tua juga turut ambil bagian dalam perlombaan sehingga suasana semakin meriah dan penuh keakraban.
Nasroni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan warga yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun materiil, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Ucapan terima kasih juga kami ucapkan kepada para donatur. Mudah-mudahan di hari kemerdekaan mendatang acara lomba diadakan lebih semarak lagi,” tuturnya.
Semarak tujuhbelasan di RT 14 Sungai Paring pun menjadi gambaran sederhana bagaimana perayaan kemerdekaan dapat menjadi momentum memperkuat persatuan di tingkat lingkungan.
Di tengah keterbatasan tempat dan fasilitas, semangat warga justru menjadi kekuatan utama. Bagi mereka, kemeriahan HUT Kemerdekaan bukan semata tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana kebersamaan dan gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat. (San)

