
Demi bendera Merah Putih dapat berkibar gagah di puncak, pendaki senior ARGAPALA, Arul rela memanjat pohon tinggi untuk memasang dan mengibarkan bendera.
KOTABARU, kalimantanprime.com — Ada cara berbeda yang dilakukan Keluarga Pencinta Alam (ARGAPALA) Kabupaten Kotabaru dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, para pendaki ARGAPALA harus menaklukkan medan terjal Puncak Sebatung, salah satu titik tertinggi di Pulau Laut. Bahkan, demi memastikan bendera Merah Putih dapat berkibar gagah di puncak, pendaki senior ARGAPALA bernama Arul rela memanjat pohon untuk memasang dan mengibarkan bendera.
Aksi tersebut menjadi salah satu momen paling menegangkan sekaligus penuh makna dalam kegiatan pendakian yang digelar ARGAPALA Kotabaru untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dengan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya, Arul memanjat pohon hingga ke bagian yang memungkinkan bendera dipasang. Perjuangan itu dilakukan agar Merah Putih tetap berkibar di tengah kondisi alam Puncak Sebatung.
Ketua ARGAPALA Kotabaru, H. Wahyu Rofian Nor, mengatakan pengibaran bendera di Puncak Sebatung bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus cara menanamkan semangat nasionalisme melalui kegiatan alam bebas.
“Kami ingin memperingati kemerdekaan dengan cara yang memiliki makna. Mendaki Sebatung bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi bagaimana semangat perjuangan dan kecintaan terhadap Merah Putih bisa kami bawa sampai ke tempat tertinggi,” ujar H. Wahyu.
Menurutnya, perjuangan para pendaki untuk mencapai puncak memiliki filosofi tersendiri. Jalur yang berat dan kondisi alam yang tidak mudah menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia juga diraih melalui perjuangan dan pengorbanan.
Sementara itu, Arul mengaku memanjat pohon untuk memasang bendera merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai pendaki senior dalam memastikan Merah Putih dapat berkibar dengan baik.
“Yang penting Merah Putih bisa berkibar di puncak. Rasa lelah dan tantangan selama perjalanan terbayar ketika melihat bendera berkibar. Ini bentuk kecil dari rasa cinta dan penghormatan kita kepada Indonesia,” kata Arul.
Pengibaran Merah Putih di Puncak Sebatung pun menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas tempat. Dari pusat kota hingga puncak gunung, Merah Putih tetap menjadi lambang persatuan dan kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.
Bagi ARGAPALA Kotabaru, perjalanan menuju Puncak Sebatung bukan hanya ekspedisi alam. Di balik setiap langkah dan perjuangan mencapai puncak, tersimpan pesan sederhana: kemerdekaan harus terus dijaga, semangat perjuangan harus terus diwariskan, dan Merah Putih harus tetap berkibar. (San)