KOTABARU, kalimantanprime.com – Trabas Explore Pulau Laut Barat–Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026 sukses digelar untuk pertama kalinya, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu berhasil menarik sekitar 400 rider dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Timur.
Mengusung konsep petualangan sekaligus promosi wisata, para peserta disuguhi lintasan yang memadukan tanjakan ekstrem, turunan terjal, sungai, jalur berlumpur hingga panorama pesisir pantai di wilayah Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Tanjung Selayar.
Kapolsek Pulau Laut Barat AKP M. Amir Hasan, S.H., M.H., selaku penyelenggara mengatakan, keberhasilan pelaksanaan Trabas Lintas Saranjana menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, serta seluruh panitia.
"Kegiatan ini masih bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80, sehingga menjadi satu rangkaian kegiatan yang memiliki tujuan yang sama. Kami berharap penyelenggaraan Trabas Lintas Saranjana ini menjadi catatan positif bagi pimpinan bahwa kegiatan sebesar ini mampu dilaksanakan dengan baik," ujarnya.
Menurut Amir Hasan, penyelenggaraan trabas bukan pekerjaan sederhana karena membutuhkan perencanaan yang matang. Namun berkat kerja sama seluruh pihak, kegiatan perdana tersebut berjalan lancar sejak pembukaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Ia menjelaskan, sebelum kegiatan trabas, Polsek Pulau Laut Barat juga telah menggelar berbagai rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, termasuk tabligh akbar yang menghadirkan penceramah dari Kuala Tungkal.
AKP Amir Hasan menegaskan, Trabas Explore Pulau Laut Barat–Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana merupakan event perdana yang diharapkan menjadi agenda berkelanjutan.
"Kami berharap pada tahun 2027 dapat kembali dilaksanakan Trabas Lintas Saranjana II dengan dukungan seluruh panitia dan stakeholder," katanya.
Ia mengungkapkan, peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Kotabaru. Rider juga datang dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan seperti Binuang dan Tanah Bumbu, serta luar provinsi, di antaranya dari Barito Timur (Kalimantan Tengah), Grogot, Petangis, dan sejumlah daerah di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Pulau Laut Barat yang sukses menyelenggarakan event tersebut sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Ia berharap Polri terus menjadi institusi yang dicintai masyarakat serta menjadi mitra strategis dalam membangun daerah.
Menurut Syairi, kegiatan trabas bukan sekadar ajang olahraga otomotif, tetapi juga menjadi sarana efektif memperkenalkan potensi wisata Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Tanjung Selayar kepada peserta dari berbagai daerah.
"Di kawasan ini terdapat banyak destinasi wisata bahari seperti Teluk Tamiang, Nusa Tua, Teluk Aru, dan masih banyak lagi. Melalui kegiatan ini kami ingin potensi wisata tersebut semakin dikenal masyarakat luas," ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran ratusan peserta diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang berada di sepanjang jalur trabas, terutama pelaku UMKM di desa-desa yang dilintasi, seperti Desa Teluk Tamiang dan Desa Lontar.
"Harapan kami kegiatan ini tidak hanya mempromosikan wisata, tetapi juga mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat dan menjadi agenda tahunan Kabupaten Kotabaru," katanya.
Saat ditanya mengenai kesannya setelah menjajal langsung lintasan, Syairi mengaku sangat menikmati tantangan yang disiapkan panitia.
"Jalurnya luar biasa. Lengkap, ada tanjakan, turunan, sungai, lumpur sampai melintasi kawasan pantai. Sangat menantang dan menyenangkan," ucapnya.
Bahkan, dengan nada bercanda, ia menyebut tingkat kesulitan lintasan masih bisa ditingkatkan pada penyelenggaraan berikutnya.
"Kalau bagi saya, justru jalurnya masih terasa kurang menantang. Mungkin ke depan bisa ditambah lagi tingkat kesulitannya," pungkasnya.(San)
