JAKARTA, kalimantanprime.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, melakukan kunjungan silaturahmi dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, di Kantor Pusat BIN RI, Jalan Seno Raya, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan BIN RI, silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas serta mendukung percepatan pembangunan di Banua.
Dalam kesempatan itu, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi atas peran strategis BIN RI dalam menjaga stabilitas nasional sebagai fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Selatan.
"Silaturahmi ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Kalimantan Selatan yang semakin maju, aman, dan sejahtera," ujar Hasnuryadi.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh kementerian dan lembaga negara guna menyukseskan berbagai program strategis nasional di daerah.
"Kolaborasi adalah kunci keberhasilan pembangunan. Dengan koordinasi yang baik bersama seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis berbagai program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala BIN RI, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus menciptakan iklim pembangunan yang kondusif.
Herindra menilai komunikasi dan koordinasi yang solid menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan serta memperkuat ketahanan daerah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai sejumlah isu strategis, di antaranya penguatan stabilitas daerah, ketahanan nasional, peningkatan iklim investasi, serta dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Intelijen Negara Republik Indonesia semakin erat, sehingga mampu memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga kondusivitas wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banua.(Wamen/Rilis)
