
Semangat menjaga lingkungan terus ditunjukkan para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Bersih (KMB) Desa Banua Lawas, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru.
KOTABARU, kalimantanprime.com – Semangat menjaga lingkungan terus ditunjukkan para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Bersih (KMB) Desa Banua Lawas, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru. Melalui kegiatan rutin pengangkutan sampah dari rumah ke rumah, mereka berupaya mewujudkan desa yang bersih, sehat, sekaligus mengubah sampah menjadi sumber nilai ekonomi.
Kegiatan yang dipantau awak media pada Rabu (1/7/2026) itu berlangsung di RT 03 Desa Banua Lawas. Sejak pagi, para relawan KMB mendatangi rumah-rumah warga untuk mengumpulkan sampah sebelum dibawa ke tempat pemilahan.
Di lokasi tersebut, sampah dipisahkan antara organik dan anorganik. Sementara sampah plastik yang masih memiliki nilai jual dikumpulkan untuk dijual kembali. Hasil penjualannya dimanfaatkan sebagai biaya operasional kegiatan kebersihan sehingga program dapat terus berjalan secara mandiri.
Ketua KMB Desa Banua Lawas, Fahri Wajidin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola sampah.
"Kami ingin membuktikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah bukan hanya dibuang, tetapi juga dipilah sehingga yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dimanfaatkan. Hasil penjualannya kami gunakan untuk mendukung operasional kegiatan agar program ini terus berkelanjutan," ujar Fahri Wajidin.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Karena itu, KMB terus mengedukasi warga mengenai pentingnya memilah sampah dari rumah masing-masing.
Salah seorang warga Desa Banua Lawas, Zainal Arifin, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para pemuda KMB. Menurutnya, sejak program berjalan, lingkungan desa terlihat lebih bersih dan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Lingkungan menjadi lebih bersih, sampah tidak lagi menumpuk, dan warga mulai terbiasa memilah sampah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya," kata Zainal Arifin.
Program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dijalankan KMB Banua Lawas diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Kotabaru. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut juga membuktikan bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.(San)