Breaking News
Loading...

Ketua DPRD Kotabaru: Temuan Situs Purbakala Bukti Peradaban Ribuan Tahun, Potensi Wisata Sejarah Mendunia


KOTABARU
, kalimantanprime.com – Penelitian arkeologi yang terus dilakukan di kawasan karst Kabupaten Kotabaru mendapat apresiasi penuh dari Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti. Menurutnya, berbagai temuan situs purbakala di Kecamatan Kelumpang Hulu dan Kecamatan Hampang menjadi bukti bahwa Kotabaru tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga menyimpan jejak peradaban manusia yang telah berlangsung ribuan tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Hj. Suwanti kepada Kalimantanprime.com, Senin (6/7/2026), menanggapi lanjutan penelitian yang dilakukan tim arkeolog terhadap sejumlah situs prasejarah di Kabupaten Kotabaru.

"Hasil penelitian ini menjadi bukti bahwa Kotabaru tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki kekayaan sejarah dan peradaban yang sangat bernilai. Ini merupakan aset daerah yang harus kita jaga bersama," ujar Suwanti.

Ia mengatakan, berbagai hasil penelitian menunjukkan kawasan karst di Kabupaten Kotabaru menyimpan jejak kehidupan manusia prasejarah yang telah berlangsung sejak ribuan tahun silam. Temuan tersebut dinilai memiliki nilai ilmiah yang tinggi sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kotabaru.

Menurut Suwanti, keberadaan situs-situs purbakala tersebut harus mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Upaya pelestarian dinilai penting agar warisan sejarah itu tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Selain memiliki nilai sejarah, ia menilai situs-situs purbakala di Kotabaru juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi, wisata sejarah, sekaligus pusat penelitian yang mampu menarik perhatian peneliti maupun wisatawan dari berbagai daerah.

"Kami berharap hasil penelitian ini menjadi momentum untuk semakin mengenalkan Kabupaten Kotabaru di tingkat nasional bahkan internasional sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan peradaban yang patut dibanggakan," katanya.

Ia menegaskan, menjaga situs purbakala bukan hanya soal melindungi benda atau lokasi bersejarah, tetapi juga menjaga identitas daerah dan merawat jejak perjalanan peradaban manusia yang pernah hidup di Bumi Saijaan.

Dengan semakin banyaknya hasil penelitian yang mengungkap kekayaan arkeologi Kotabaru, diharapkan pemerintah, akademisi, dan masyarakat dapat bersinergi dalam upaya pelestarian, pengembangan, serta pemanfaatan situs-situs purbakala secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, pariwisata, dan pembangunan daerah.(San) 

Lebih baru Lebih lama