Breaking News
Loading...

Hasnuryadi Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini pada Hari Anak Nasional

MENYAPA PEMAIN CILIK: Ketua Asprov PSSI Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menyapa dan memberikan semangat kepada para pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) usai mengikuti rangkaian PSSI Grassroots Football Day dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 di Mini Soccer Pelajar Mulawarman, Banjarmasin, Kamis (23/7/2026)

BANJARMASIN, kalimantanprime.com
– Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai Mini Soccer Pelajar Mulawarman, Banjarmasin, Kamis (23/7/2026), saat Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Selatan menggelar PSSI Grassroots Football Day dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Kegiatan yang diikuti ratusan pesepak bola usia dini dari 12 Sekolah Sepak Bola (SSB) kategori U-9 ini mengusung konsep fun football, yakni sepak bola yang menekankan kegembiraan, kebersamaan, dan pengalaman bermain bagi anak-anak, bukan semata mengejar kemenangan.

Sejak pagi hingga sore, lapangan dipenuhi tawa dan antusiasme para peserta yang mengikuti berbagai permainan dan pertandingan. Seluruh peserta memperoleh piagam penghargaan dan medali sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan yang juga Ketua Asprov PSSI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk membangun generasi yang sehat, aktif, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kebersamaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para orang tua, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Anak-anak bukan hanya harus cerdas, tetapi juga sehat. Olahraga seperti sepak bola menjadi salah satu sarana yang tepat untuk mewujudkannya," ujar Hasnuryadi.

Ia menambahkan, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang.

"Melalui sepak bola kita belajar bekerja sama, saling menghargai, dan memperkuat persatuan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus melahirkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan memiliki jiwa kebersamaan," katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Baktiansyah mengatakan penyelenggaraan Grassroots Football Day tahun ini mendapat sambutan positif dari peserta maupun orang tua yang hadir mendampingi.

Menurutnya, keterlibatan PSSI Kalimantan Selatan dalam peringatan Hari Anak Nasional merupakan wujud komitmen menghadirkan ruang bermain yang aman, sehat, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

"Antusiasme peserta sangat tinggi. Anak-anak menikmati setiap permainan dari pagi hingga sore. Ini menjadi kontribusi PSSI Kalsel dalam memeriahkan Hari Anak Nasional sekaligus mengenalkan sepak bola dengan cara yang menyenangkan," ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut memang tidak berorientasi pada persaingan maupun hasil akhir pertandingan. Fokus utama adalah menumbuhkan kecintaan anak terhadap sepak bola sejak usia dini.

"Semua peserta mendapatkan piagam dan medali. Tidak ada yang kalah, semua adalah juara. Yang terpenting, mereka pulang dengan pengalaman yang menyenangkan dan semakin mencintai olahraga sepak bola," tutupnya.(Wamen/Ril) 

Lebih baru Lebih lama