Breaking News
Loading...

Ribuan Penggemar Padati Siring Laut, Pesona Rhoma Irama Tak Lekang Dimakan Zaman


KOTABARU
, kalimantanprime.com – Waktu menunjukkan pukul 01.00 WITA. Sebagian besar warga telah terlelap, namun suasana berbeda justru terlihat di panggung utama perayaan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru di kawasan Wisata Siring Laut, Sabtu (6/6/2026) dini hari.

Ratusan penggemar setia H. Rhoma Irama tetap bertahan di lokasi demi menyaksikan langsung proses check sound Sang Raja Dangdut bersama Soneta Group. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pesona Rhoma Irama masih begitu kuat dan mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat lintas generasi.

Tidak sedikit penggemar yang datang dari luar daerah, bahkan rela menempuh perjalanan berjam-jam demi bertemu dengan idolanya. Bagi mereka, menyaksikan langsung penampilan Rhoma Irama merupakan pengalaman yang sangat berharga.

Ketua Fans of Rhoma and Soneta (FORSA) Kabupaten Kotabaru, Jahri, mengatakan bahwa penampilan Rhoma Irama menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kotabaru tahun ini.

"Secara pribadi, masyarakat umum maupun organisasi, kami menilai kehadiran H. Rhoma Irama sangat luar biasa. Beliau bukan hanya seorang seniman, tetapi juga sosok yang dicintai masyarakat karena karya-karyanya yang sarat pesan moral dan nilai kehidupan," ujarnya.

Menurut Jahri, antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Siring Laut menunjukkan bahwa karya-karya Rhoma Irama masih relevan hingga saat ini. Lagu-lagunya tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan sosial, keagamaan, dan pendidikan yang tetap melekat di hati para pendengarnya.

Jahri mengaku telah mengagumi Rhoma Irama sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Hingga kini, ia masih setia mendengarkan lagu-lagu sang legenda dangdut.

"Saya sudah menggemari beliau sejak kecil. Lagu-lagunya bukan hanya enak didengar, tetapi juga memberikan banyak pelajaran hidup," katanya.

Salah satu lagu yang paling membekas dalam ingatannya adalah Risalah Penyanyi, yang menurutnya memiliki makna mendalam tentang pentingnya menyampaikan pesan kebaikan kepada sesama.

Kecintaan terhadap Rhoma Irama juga dirasakan Nurhan, penggemar asal Amuntai, Hulu Sungai Utara. Demi menyaksikan langsung penampilan idolanya, ia rela menempuh perjalanan panjang menuju Kotabaru.

"Perjalanannya cukup berat. Dari Amuntai melewati Kandangan, Loksado, Batulicin, kemudian menyeberang menggunakan kapal feri hingga sampai di Kotabaru. Berangkat sejak pagi dan tiba menjelang malam," tuturnya.

Meski harus menempuh perjalanan jauh, Nurhan mengaku seluruh rasa lelahnya terbayar saat akhirnya dapat melihat langsung Rhoma Irama.

"Saya sangat terharu dan bahagia. Sudah lama ingin melihat langsung penampilan Bang Haji Rhoma Irama, dan akhirnya terwujud," ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Zainudin, penggemar asal Banjarmasin yang datang bersama rombongan FORSA Kalimantan Selatan. Ia menyebut sedikitnya 16 orang berangkat menggunakan bus, ditambah sejumlah penggemar yang menggunakan kendaraan roda dua.

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang telah menghadirkan Soneta Group. Kehadiran Rhoma Irama tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar FORSA Kalimantan Selatan," katanya.

Menurut Zainudin, semangat kebersamaan yang tercipta dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru mencerminkan filosofi daerah berjuluk Bumi Saijaan yang berarti sehati dan sependapat.

"Semoga Kotabaru semakin maju, masyarakatnya tetap rukun, dan semangat kebersamaan ini terus terjaga," harapnya.

Kehadiran H. Rhoma Irama dalam perayaan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru menjadi salah satu magnet terbesar yang menyedot perhatian masyarakat. Bahkan sebelum konser digelar, antusiasme ribuan penggemar sudah terlihat sejak sesi check sound berlangsung.

Fenomena tersebut kembali membuktikan bahwa lebih dari lima dekade berkarya di industri musik Indonesia, nama Rhoma Irama tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat dan masih menjadi ikon yang mampu menyatukan berbagai generasi melalui lantunan lagu-lagunya.(San) 

Lebih baru Lebih lama