KOTABARU, kalimantanprime.com – Festival Olahraga dan Seni (FOS) III Tahun 2026 yang digelar di kawasan Taman Wisata Goa Lowo, Desa Tegal Rejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, tidak hanya menjadi ajang lahirnya talenta-talenta muda berprestasi, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Memasuki hari kedua pelaksanaan festival, Rabu (10/6/2026), suasana di sekitar lokasi kegiatan tampak ramai dipadati peserta, pendamping, orang tua siswa, serta masyarakat yang datang untuk menyaksikan berbagai perlombaan olahraga dan seni yang diselenggarakan oleh Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FK3S) Kecamatan Kelumpang Hilir.
Keramaian tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak di sekitar area kegiatan. Berbagai jenis makanan, minuman, hingga aneka jajanan lokal laris manis diburu pengunjung.
Salah seorang pelaku UMKM, Minah mengaku penjualannya meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
“Alhamdulillah sejak pagi sampai siang dagangan saya terus ramai pembeli. Banyak peserta dan orang tua yang membeli makanan dan minuman. Semoga kegiatan seperti ini sering dilaksanakan karena sangat membantu kami para pedagang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Yanto Hidayat, penjual minuman segar keliling yang membuka lapak dilokasi festival.
“Biasanya dalam sehari tidak sebanyak ini pembelinya. Saat ada kegiatan FOS seperti sekarang, omzet bisa naik dua sampai tiga kali lipat. Kami sangat bersyukur dan mendukung kegiatan ini,” katanya.
Sementara itu, Nur Aisyah, pedagang jajanan tradisional, menilai penyelenggaraan FOS tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Anak-anak bisa berkompetisi dan menunjukkan bakatnya, sementara kami para pedagang juga mendapat manfaat. Pengunjung yang datang cukup banyak sehingga dagangan cepat habis,” tuturnya.
Selain menyuguhkan berbagai cabang olahraga dan seni antar pelajar, lokasi pelaksanaan yang berada di kawasan wisata Goa Lowo juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Banyak keluarga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk berwisata sekaligus menyaksikan jalannya perlombaan.
Fitriansyah Ketua panitia pelaksana berharap FOS III tidak hanya menjadi wadah pengembangan prestasi peserta didik, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan pengunjung, Festival Olahraga dan Seni III Tahun 2026 membuktikan bahwa kegiatan pendidikan dan olahraga dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Kehadiran ratusan peserta dan pengunjung memberikan peluang usaha bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi wisata Goa Lowo sebagai salah satu destinasi unggulan di Kecamatan Kelumpang Hilir.(San)
