Breaking News
Loading...

Setiawanta ‘Dibuka’: Retrospektif Ungkap Jejak, Proses, dan Energi di Balik Karya

Perjalanan hampir dua dekade pelukis kontemporer R. B. Setiawanta akhirnya “dibuka” ke publik melalui pameran retrospektif bertajuk “Lihatlah Sedalam-Dalamnya” yang digelar pada 8–12 Mei 2026 di Bale Black Box Laboratory, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

YOGYAKARTA
, kalimantanprime.com – Perjalanan hampir dua dekade pelukis kontemporer R. B. Setiawanta akhirnya “dibuka” ke publik melalui pameran retrospektif bertajuk “Lihatlah Sedalam-Dalamnya” yang digelar pada 8–12 Mei 2026 di Bale Black Box Laboratory, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

Pameran ini tak sekadar menampilkan karya, tetapi mengajak pengunjung menyelami jejak proses kreatif, pemikiran, hingga energi artistik yang membentuk praktik berkarya Setiawanta sejak 2007 hingga 2026.

Project Manager pameran, Reggy Dyanta Ratih, menegaskan bahwa pameran ini dirancang sebagai ruang reflektif, bukan sekadar arsip visual.

“Pameran ini bukan hanya tentang menampilkan karya-karya beliau, tetapi bagaimana kita bisa membaca ulang perjalanan artistiknya secara lebih dalam. Ada jejak pemikiran, proses, dan energi yang terus hidup di dalam setiap karyanya,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, Setiawanta tidak hanya meninggalkan lukisan, tetapi juga warisan cara berpikir dalam seni rupa kontemporer.

“Yang diwariskan bukan sekadar karya. Ada cara beliau memandang tubuh, gestur, dan energi dalam proses melukis. Itu yang ingin kami hadirkan kembali kepada publik,” jelasnya.

Melalui format retrospektif, pengunjung diajak melihat utuh perkembangan artistik sang seniman—mulai dari fase awal hingga karya-karya mutakhirnya.

“Dari 2007 sampai 2026, kita bisa melihat bagaimana evolusi visual dan pendekatan estetikanya. Ini penting agar publik memahami bahwa karya seni adalah proses yang terus bergerak,” tambah Reggy.

Pameran ini juga membuka ruang interpretasi seluas-luasnya bagi publik. Alih-alih memberi kesimpulan, penyelenggara justru mendorong pengunjung untuk merasakan dan menemukan makna mereka sendiri.

“Kami tidak ingin pameran ini menjadi sesuatu yang final. Justru kami ingin pengunjung punya ruang untuk menafsirkan dan merasakan langsung kedalaman karya-karya tersebut,” katanya.

R. B. Setiawanta dikenal sebagai alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang aktif di kancah seni rupa nasional. Namanya semakin dikenal setelah masuk 50 Besar ajang UOB Painting of The Year pada 2017.

Pembukaan pameran dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 16.00 WIB oleh praktisi seni sekaligus akademisi ISI Yogyakarta, Muh. Rain Rosidi.

Selama berlangsung, pameran dibuka setiap hari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB dan dapat dikunjungi secara gratis.

Reggy berharap pameran ini menjadi ruang pertemuan antara karya, seniman, dan publik dalam pengalaman yang lebih mendalam.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar melihat. Ini tentang bagaimana publik bisa benar-benar masuk ke dalam semesta artistik Setiawanta,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat luas untuk datang dan merasakan langsung pengalaman tersebut.

“Silakan datang dan lihat sendiri. Seperti judulnya, kami mengajak semua orang untuk melihat lebih dalam, bukan hanya dengan mata, tapi juga dengan rasa dan pemahaman,” pungkasnya.(Red) 

Lebih baru Lebih lama