BANJARMASIN, kalimantanprime.com– Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens, menegaskan pentingnya kedisiplinan pengendara saat mengantre pengisian bahan bakar di SPBU, terutama bagi sopir angkutan dan truk agar tidak melawan arus.
Penegasan ini disampaikan menyusul meningkatnya keluhan masyarakat terkait antrean semrawut yang memicu kemacetan hingga risiko kecelakaan di sekitar SPBU.
Menurut Christugus, perilaku memotong antrean dengan melawan arah bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lain serta berpotensi menimbulkan perselisihan.
“Kami minta para sopir mematuhi jalur yang sudah ditentukan dan bersabar saat mengantre,” ujarnya, Rabu (22/4).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, jajaran Polsek Banjarmasin Selatan akan memperketat pengawasan di sejumlah SPBU yang rawan terjadi penumpukan kendaraan, khususnya pada waktu-waktu sibuk. Koordinasi dengan pihak pengelola SPBU juga dilakukan guna memastikan arus kendaraan tetap tertib.
Selain pengawasan, petugas di lapangan akan mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan teguran tegas kepada pelanggar sebagai bentuk pembinaan.
Ia menambahkan, tertib berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diharapkan para sopir dapat menjadi contoh dengan mematuhi aturan, termasuk saat mengantre BBM.
Masyarakat pun diimbau untuk turut berperan aktif melaporkan pelanggaran serupa melalui kantor polisi terdekat atau layanan Call Center 110. (Kyu)
