HULU SUNGAI SELATAN, kalimantanprime.com – Warga muslim dan mualaf di Pegunungan Meratus, tepatnya di Dusun Aitih, Desa Tumingki, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), tengah membangun Musala Ayaturrahman sebagai pusat ibadah dan pembinaan keislaman.
Pembangunan musala ini dilakukan secara gotong royong bersama juru dakwah atau Dai Penggerak Daerah Terpencil dan Rawan Keagamaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSS.
Musala Ayaturrahman nantinya tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, tetapi juga sebagai tempat pengajian dan peringatan hari-hari besar Islam bagi warga setempat.
Dusun Aitih merupakan perkampungan kecil yang dihuni 17 kepala keluarga dengan total 55 jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 23 orang telah memeluk Islam, terdiri dari 12 orang dewasa, 5 remaja, dan 6 anak-anak.
Selama ini, keterbatasan fasilitas ibadah menjadi kendala utama dalam meningkatkan pemahaman dan praktik keagamaan masyarakat mualaf di wilayah tersebut.
Musala yang dibangun memiliki ukuran 6x6 meter dengan tambahan teras 1,5 meter, berdiri di atas lahan hibah seluas 20x20 meter dari tokoh masyarakat setempat, Muhammad Ingung. Total kebutuhan anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp253.125.000.
Tokoh muslim Kecamatan Loksado, Ustaz Muhammad Yudi, mengungkapkan bahwa pembangunan musala kini telah mencapai sekitar 93 persen.
“Sudah hampir selesai, tinggal beberapa fasilitas penunjang yang belum tersedia,” ujarnya.
Adapun fasilitas yang masih dibutuhkan yakni tempat wudu, toilet, dan kamar mandi, yang dinilai sangat mendesak untuk mendukung aktivitas ibadah warga.
Jika rampung sepenuhnya, musala ini diperkirakan dapat dimanfaatkan sekitar 25 warga Dusun Aitih dan sekitarnya. Selain itu, keberadaannya juga diharapkan dapat digunakan oleh wisatawan maupun pedagang yang melintas di kawasan Loksado.
Sebagai komunitas mualaf di daerah terpencil, warga Dusun Aitih berharap hadirnya Musala Ayaturrahman dapat menciptakan lingkungan yang lebih religius serta memperkuat pembinaan keislaman di wilayah Pegunungan Meratus. (devi)
