![]() |
| Barito Putera resmi bersurat ke PSSI, minta laga penentuan dipimpin wasit asing demi menjaga netralitas dan fair play. |
Surat permohonan tersebut dikirim pada 27 April 2026 sebagai respons atas aspirasi suporter yang menginginkan pertandingan berjalan lebih adil, terutama di fase krusial kompetisi.
Manajer Barito Putera, Ikhsan Kamil, membenarkan langkah tersebut. Ia menegaskan, manajemen memiliki pandangan yang sejalan dengan suporter terkait pentingnya menjaga integritas pertandingan.
“Tentu kami sudah menyampaikan surat resmi. Ini bagian dari upaya memastikan pertandingan berjalan adil dan sesuai harapan suporter,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Adapun tiga laga yang diusulkan menggunakan wasit asing yakni Barito Putera melawan Persipal Palu, Persipura Jayapura menghadapi Persiku Kudus, serta PSS Sleman kontra PSIS Semarang.
Persaingan di papan atas klasemen saat ini berlangsung ketat. Barito Putera, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman masih memiliki peluang yang sama untuk merebut tiket promosi ke Liga 1.
Menurut Ikhsan, kondisi tersebut menuntut adanya langkah strategis agar seluruh pertandingan berjalan profesional tanpa kontroversi yang berpotensi merugikan salah satu tim.
“Persaingan sangat terbuka, semua tim masih punya peluang. Karena itu, kami ingin memastikan setiap pertandingan berlangsung netral, salah satunya dengan menghadirkan wasit asing,” jelasnya.
Selain menjaga netralitas, langkah ini juga menjadi bentuk komitmen klub dalam menjunjung tinggi sportivitas serta penerapan aturan permainan secara konsisten.
Manajemen berharap PSSI dapat mempertimbangkan permohonan tersebut demi menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi di fase penentuan.
Pekan ke-27 yang akan menjadi penentu nasib tiga tim tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 mendatang. (Zea)
