KOTABARU, kalimantanprime.com – Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, keluarga besar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Merah Putih Salino menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi berbagi takjil di kawasan Tanjung Serdang, Desa Salino, Kecamatan Pulaulaut Tengah.
Kegiatan yang digelar pada sore hari sekitar pukul 17.00 WITA ini menyasar para pengguna jalan, khususnya penumpang yang menuju maupun keluar dari dermaga penyeberangan Batulicin–Kotabaru. Dengan mengenakan atribut khas berwarna merah dan hitam, para pengurus dan tutor tampak antusias membagikan ratusan paket takjil kepada para musafir.
Koordinator kegiatan, Harmiyanti, mengatakan bahwa aksi tersebut tidak sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai pendidikan yang diajarkan di PKBM.
“Pendidikan sejati tidak hanya tentang teori, tetapi bagaimana menumbuhkan kepedulian dan diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujarnya.
Hal senada disampaikan koordinator lapangan, AbGan. Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pengurus, tutor, dan masyarakat. Menurutnya, meskipun jumlah takjil yang dibagikan sekitar 100 paket, nilai kebersamaan yang terbangun jauh lebih besar.
Sementara itu, salah satu pengurus PKBM, Icha, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin tahunan yang didanai secara swadaya. Dana kegiatan dihimpun dari kontribusi pengurus, tutor, hingga warga belajar sesuai kemampuan masing-masing.
“Ini bentuk partisipasi bersama. Semua terlibat, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” jelasnya.
Tutor Bahasa Inggris Paket C, Masrufah, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Semoga kita semua diberi umur panjang sehingga bisa kembali melaksanakan kegiatan ini pada Ramadan berikutnya,” ucapnya.
Aksi sosial ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengguna jalan yang melintas mengaku terbantu dan mengapresiasi kegiatan tersebut.
Bagi Hardeny, tutor yang baru bergabung, kegiatan di penghujung Ramadan ini memiliki makna tersendiri. Ia menyebutnya sebagai bentuk “ujian akhir” dari proses pembelajaran spiritual selama bulan suci.
“Ini bukan sekadar teori tentang kebaikan, tetapi praktik langsung yang memberikan kebahagiaan melalui berbagi,” katanya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama seluruh keluarga besar PKBM Merah Putih Salino. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan menekankan pentingnya kebersamaan dalam setiap aksi sosial.
“Yang terpenting bukan siapa yang paling hebat, tetapi bagaimana kita bisa bersama-sama berbuat kebaikan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, PKBM Merah Putih Salino tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan nonformal, tetapi juga sebagai motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat.(San)
