
Rumah Sakit Umum Daerah
H Damanhuri (RSHD) Barabai
BARABAI, kalimantanprime.com – Komposisi tenaga dokter di Rumah Sakit Umum Daerah H Damanhuri (RSHD) Barabai semakin beragam. Keberadaan dokter spesialis dan subspesialis menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Direktur RSHD Barabai, dr. Nanda Sujud Andi Yudha Utama, mengungkapkan saat ini terdapat 59 tenaga medis ahli yang aktif memberikan pelayanan kepada pasien setiap harinya.
“Sebanyak 22 orang berstatus ASN dan 37 lainnya merupakan tenaga kontrak BLUD,” ujar dokter spesialis bedah tersebut, Rabu (11/3/2026).
Ia merincikan, dari total 59 tenaga medis itu terdiri dari 5 dokter subspesialis, 9 dokter fellow, 8 dokter spesialis yang sedang menjalani studi, serta 37 dokter spesialis utama.
Menariknya, para dokter tersebut tidak hanya berasal dari daerah setempat, tetapi juga dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebanyak 27 dokter berasal dari Kalimantan Selatan, sementara 32 lainnya datang dari Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi hingga Papua.
“Keberagaman ini membantu menjaga kelancaran layanan rujukan spesialis di RSHD,” jelas Nanda.
Menurutnya, proses perekrutan dan mempertahankan tenaga dokter tidak mengalami kendala berarti. Hal itu karena pihak rumah sakit menyediakan berbagai fasilitas yang menarik bagi tenaga medis, yang telah diatur melalui kebijakan pemerintah daerah dalam sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Kami memberikan tunjangan yang layak, jasa medis, rumah dinas, mobil dinas, serta berbagai dukungan lainnya bagi dokter,” tambahnya.
Dengan ketersediaan dokter spesialis yang semakin lengkap, Nanda berharap masyarakat Hulu Sungai Tengah tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan.
“RSHD akan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Target kami adalah menjadikan RSHD Barabai sebagai rumah sakit rujukan regional di wilayah Banua Enam,” pungkasnya.(mlz)