
Para pelaku seni di Kabupaten Tanah Laut menyuarakan kebutuhan nyata pengembangan seni dan pelestarian budaya lokal kepada wakil rakyat. (Foto: Ist)
PELAIHARI, kalimantanprime.com - Aspirasi pelaku seni di Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengemuka di Gedung DPRD setempat. Melalui Forum Seniman Kabupaten Tala, para pegiat seni menyuarakan kebutuhan nyata pengembangan seni dan pelestarian budaya lokal kepada wakil rakyat.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPRD Tala belum lama tadi. Forum ini mempertemukan seniman, legislatif, dan jajaran pemerintah daerah guna mencari solusi konkret bagi keberlangsungan seni budaya daerah.
RDPU dipimpin Ketua Komisi II DPRD Tala, H Agus Prasetya, dan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pariwisata (Dispar), serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip).
Dalam forum tersebut, para seniman menyoroti masih terbatasnya dukungan terhadap pembinaan dan pelatihan pegiat seni, serta minimnya fasilitas pendukung kegiatan seni budaya. Mereka menilai, tanpa intervensi dan perhatian serius pemerintah daerah, eksistensi seni tradisional lokal berpotensi tergerus perkembangan zaman.
Selain meminta program pembinaan berkelanjutan, Forum Seniman juga mengusulkan bantuan pendanaan kegiatan seni dan pembangunan gedung kesenian. Fasilitas ini dinilai penting sebagai pusat aktivitas, ruang ekspresi, sekaligus sarana pelestarian seni budaya Tala.
Menanggapi aspirasi tersebut, Komisi II DPRD Tala mendorong para pegiat seni agar menyusun dan mengajukan proposal kegiatan secara resmi melalui Disdikbud, sehingga dapat diselaraskan dengan perencanaan dan penganggaran daerah.
“Kami membuka ruang agar usulan tersebut disampaikan sesuai mekanisme yang ada. Jika masuk melalui Disdikbud, maka dapat dipertimbangkan untuk dianggarkan dalam APBD,” kata H Agus Prasetya, Minggu (25/1/2026).
Ia menyebutkan, terdapat beberapa kelompok seni yang hadir dalam RDPU tersebut, di antaranya kelompok kesenian kuntau, madihin, dan teater, yang selama ini aktif menjaga dan mengembangkan seni tradisional di Tala.
Melalui forum ini, DPRD Tala berharap aspirasi seniman tidak berhenti pada tataran wacana, namun dapat ditindaklanjuti dalam kebijakan dan program nyata demi keberlanjutan seni budaya daerah. (Rilis)