
Kepolisian saat mendatangi TKP di Hilir Banua HST
BARABAI, kalimantanprime.com - Kasus pembunuhan seorang pelajar di Desa Hilir Banua Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masih didalami kepolisian.
Polisi masih menggali keterangan dari para saksi, sebab-musabab tewasnya sang remaja putri berumur 13 tahun itu. Termasuk memeriksa pelaku, RN (35) sang tetangga korbannya.
"Ini agar penyidik polisi dapat mengungkap latar belakang dan motifnya pelaku," kata Kasubsi Humas Polres HST, Aiptu M Husaini, Rabu (4/2/2026).
Mengenai informasi si pelaku disebut ODGJ, kata Husaini, belum bisa dipastikan. Perlu pemeriksaan ahli di bidangnya.
"Kepastian mengenai kondisi kejiwaan RN, tunggu hasil pemeriksaan medis psikatr," tegas Husaini.
Sebelumnya, peristiwa berdarah yang mengakibatkan seorang remaja putri tewas di tempat menggemparkan warga Hilir Banua, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 23.30.
Remaja yang masih berstatus pelajar tingkat menengah itu didapati dengan luka sayat di leher di kediamannya.
Sebelum kejadian, warga sekitar sempat merdengar suara pintu rumah korban seperti didobrak. Tidak lama berselang, terdengar teriaiakan.
Pascateriakan itu, ada yang melihat RN keluar dengan menenteng sebilah parang.
Polisi bergerak cepat melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi.
"Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres HST," tutup Husaini. (mlz)