Breaking News
Loading...

Kontingen HPN Kalsel Disambut Kadis Pertanian Banten

Kontingen Hari Pers Nasional ( HPN) dari PWI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang  menghadiri HPN 2026  di Kota Serang disambut Kepala Dinas Pertanian Banten, Dr. Ir. H. Agus M Tauchid S, MSi.


JAKARTA
, kalimantanprime.com - Kontingen Hari Pers Nasional ( HPN) dari PWI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang  menghadiri HPN 2026  di Kota Serang disambut Kepala Dinas Pertanian Banten, Dr. Ir. H. Agus M Tauchid S, MSi.

Sambutan hangat ini didapatkan kontingen PWI Kalsel saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (6/2).

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi mengaku senang mendapat sambutan dari Pemerintah Provinsi Banten yang diwakili Dinas Pertanian ini.

"Terima kasih atas sambutannya, kami dari PWI Kalsel mengapresiasi sambutan panitia HPN dan Pemprov Banten," katanya didampingi Ketua PWI Tanah Bumbu, Slamet Riyadi.

Ia mengaku layanan yang diberikan Dinas Pertanian Banten sangat baik dan memuaskan. 

"Tak hanya layanan yang baik, kami juga mendapatkan cenderamata dan ikat kepala khas Banten. Sekali lagi terima kasih atas sambutan panitia HPN dan Pemprov Banten," ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Banten, Dr. Ir. H. Agus M Tauchid S, MSi mengatakan, kehadiran Kontingen HPN Kalsel di Provinsi Banten menjadi tanggung jawabnya.

"Selamat di Banten, semoga pelayanan yang kami berikan dapat membuat PWI Kalsel terkesan," ucapnya.

Menurutnya, kontingen HPN dari seluruh Indonesia adalah tamu yang sepantasnya untuk dihormati dan dimuliakan.

"Kami berharap kehadiran Kontingen HPN di Banten bisa mendapatkan pengalaman berharga dan sekaligus  menikmati wisata, kuliner serta budaya yang ada di Banten," tutupnya.

Selain Ketua PWI dan Ketua IKWI, kontingen PWI Kalsel juga melibatkan puluhan pengurus, diantaranya Ketua DK PWI Kalsel, Sekretaris PWI Kalsel, Bendaharan PWI Kalsel, Ketua PWI Tanah Bumbu, Ketua PWI Tanah Laut, Ketua PWI Tabalong, Ketua dan Sekretaris SIWO Kalsel serta Sekretaris IKWI Kalsel.(Zea) 

Lebih baru Lebih lama