
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru,
Awaludin, S.Hut., M.M.,
KOTABARU, kalimantanprime.com – Isu “mati surinya” Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotabaru akhirnya mendapat klarifikasi resmi. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Awaludin, S.Hut., M.M., menegaskan bahwa PMI tidak berhenti beroperasi, melainkan sempat terkendala anggaran operasional pada tahun 2025.
Sebagai pembina organisasi kemanusiaan tersebut, Awaludin memastikan PMI Kotabaru akan kembali aktif sepenuhnya pada tahun 2026 seiring adanya komitmen kuat dari Pemerintah Daerah.
“PMI itu bukan mati suri. Kendalanya hanya karena di tahun 2025 anggarannya kosong. Namun di bawah kepemimpinan Bupati Haji Rusli, pemerintah daerah telah berkomitmen mengalokasikan dana hibah sebesar Rp500 juta untuk tahun 2026,” ujar Awaludin saat ditemui usai rapat koordinasi.
Menurutnya, sebagai organisasi kemanusiaan yang bergerak di bidang pelayanan sosial dan kesehatan, PMI sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam hal pembiayaan operasional.
Selain persoalan anggaran, Awaludin juga menyoroti belum optimalnya sinergi antara PMI Kotabaru dengan RSUD Jaya Sumitra, terutama terkait penyerapan stok darah. Selama ini, lemahnya komunikasi antar lembaga menyebabkan ketersediaan darah di PMI tidak tersalurkan secara maksimal ke rumah sakit.
Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kotabaru, disepakati adanya penguatan koordinasi antara PMI dan RSUD Jaya Sumitra. Direktur RSUD Jaya Sumitra pun telah menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama yang lebih intensif dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
“Alat-alat di PMI sebenarnya sudah lengkap, hanya perlu penyempurnaan di beberapa bagian. Dengan dukungan anggaran tahun depan, kami pastikan PMI akan kembali menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara optimal,” tegas Awaludin.
Ia berharap langkah tersebut menjadi solusi permanen atas keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan stok darah di Kotabaru, sekaligus memastikan pelayanan kemanusiaan PMI kembali berjalan normal dan berkelanjutan.(San)