
PS Barito Putera kembali menunjukkan mental juara saat menaklukkan Persiku Kudus dengan skor 1-0 pada lanjutan Liga 2 Championship Grup B di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (5/1/2026)
BANJARMASIN, kalimantanprime.com – PS Barito Putera kembali menunjukkan mental juara saat menaklukkan Persiku Kudus dengan skor 1-0 pada lanjutan Liga 2 Championship Grup B di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (5/1/2026). Tiga poin ini diraih lewat perjuangan keras, meski tuan rumah harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.
Hasil tersebut membuat Laskar Antasari semakin mantap memimpin klasemen sementara Grup B. Keunggulan poin Barito Putera kini melebar menjadi empat angka dari pesaing terdekat, PSS Sleman, yang belum memainkan laga pada hari yang sama.
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini lahir pada babak kedua melalui kaki kapten tim, Rizky Pora. Ia sukses memaksimalkan peluang pada menit ke-54. Namun, momen manis itu berubah menjadi kontroversial setelah Rizky Pora diganjar kartu merah pada menit ke-73 usai wasit meninjau tayangan VAR terkait pelanggaran sikutan terhadap pemain Persiku.
Sejak awal laga, Barito Putera tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih unggul. Sejumlah peluang tercipta, termasuk sepakan keras Aimar Iskandar pada menit ke-13 yang masih dapat ditepis penjaga gawang Persiku, Nuri Agus. Tekanan berlanjut melalui skema bola mati, meski belum membuahkan hasil.
Di sisi lain, Persiku Kudus memilih bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat. Kesempatan emas tim tamu hadir menjelang akhir babak pertama lewat percobaan akrobatik Aldo Claudio, namun bola belum menemui sasaran. Kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Usai jeda, intensitas permainan meningkat.
Barito Putera akhirnya memecah kebuntuan, namun situasi berubah setelah kartu merah memaksa tuan rumah bertahan lebih dalam. Pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra melakukan sejumlah pergantian strategis dengan memasukkan Haudi Abdillah, Bagas Kaffa, dan Gian Zola guna menjaga kestabilan permainan.
Masuknya Bagas Kaffa memberikan warna baru di sisi sayap. Ia sempat merepotkan pertahanan Persiku dan melepaskan tembakan berbahaya yang berhasil ditepis kiper lawan. Persiku pun meningkatkan tekanan, salah satunya melalui sundulan Igor Costa, namun masih mampu diamankan Satria Tama.
Pertandingan berjalan panas hingga masa tambahan waktu yang berlangsung cukup lama akibat insiden pergantian pemain tim tamu.
Meski mendapat tekanan bertubi-tubi, lini belakang Barito Putera tampil disiplin hingga peluit akhir dibunyikan. Skor 1-0 pun bertahan, memastikan kemenangan penting bagi tim tuan rumah. (Tim)