Breaking News
Loading...

Hasnuryadi Sentil Kartu Merah Barito Putera: “Satu Emosi Bisa Hancurkan Pertandingan”

Owner PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, memberikan arahan kepada pemain Laskar Antasari saat meninjau sesi latihan di Stadion 17 Mei, Banjarmasin

BANJARMASIN
, kalimantanprime.com – Rentetan kartu merah yang dinilai tak perlu menjadi perhatian serius manajemen PS Barito Putera. Owner klub, Hasnuryadi Sulaiman, secara tegas mengingatkan pemain agar lebih mampu mengendalikan emosi dan menjaga fokus, terutama di fase krusial perebutan tiket promosi ke Liga 1.

Peringatan itu disampaikan Hasnuryadi saat meninjau langsung latihan tim di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin sore (29/1/2026). Ia menilai sanksi kartu merah yang disertai hukuman lanjutan bukan sekadar merugikan dalam satu pertandingan, tetapi berpengaruh besar terhadap kekuatan tim secara keseluruhan.

“Dalam beberapa laga terakhir, kita mendapatkan kartu merah bahkan disertai sanksi lanjutan. Ini tentu menjadi pelajaran penting karena sangat merugikan tim,” ujar Hasnuryadi.

Menurutnya, persoalan tersebut bermula dari kesalahan individu di lapangan. Namun sebagai pemilik klub, Hasnuryadi menegaskan dirinya tidak menutup mata dan tetap memikul tanggung jawab penuh atas kondisi yang dialami tim.

“Saya tidak ingin menyebut nama pemainnya. Memang itu kesalahan individu, tetapi sebagai owner saya tetap bertanggung jawab penuh,” tegasnya.

Hasnuryadi menekankan bahwa pengendalian emosi menjadi kunci agar skema permainan dan strategi pelatih dapat dijalankan secara maksimal. Ia mengingatkan, satu keputusan yang lahir dari emosi sesaat bisa mengubah arah dan hasil pertandingan.

“Saya berharap pemain bisa lebih menahan emosi, bermain fair play, dan tetap fokus dengan strategi yang sudah disiapkan,” katanya.

Di tengah persaingan ketat papan atas klasemen, kehadiran Hasnuryadi di sesi latihan juga menjadi dorongan moral bagi skuad Laskar Antasari. Barito Putera kini dihadapkan pada dua laga penentuan putaran kedua yang akan dijalani di kandang lawan.

Tim dijadwalkan bertandang ke markas Persiba Balikpapan dan PSS Sleman. Dengan komposisi pemain yang harus beradaptasi akibat sanksi, soliditas dan kedewasaan bermain menjadi faktor penentu.

Hasnuryadi pun meminta seluruh elemen tim saling menguatkan dan memberikan kontribusi terbaik, demi satu tujuan besar yang diincar klub.

“Demi kembali ke Liga 1,” pungkasnya.

Lebih baru Lebih lama