Breaking News
Loading...

Jelang Haul Guru Sekumpul dan Nataru, Hiswana Migas Pastikan Stok LPG 3 Kg di Kalsel Aman


Ketua Hiswana Migas Kalimantan Selatan, Hj. Muliana Yuniar, didampingi jajaran pengurus, memberikan keterangan pers terkait kesiapan stok LPG dan BBM menjelang Haul Guru Sekumpul serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di Banjarmasin, Jumat (19/12/2025).

BANJARMASIN
, kalimantanprime.com – Penggunaan LPG subsidi tabung 3 kilogram (kg) diperkirakan meningkat menjelang peringatan 5 Rajab atau Haul Guru Sekumpul serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Namun, Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan gas melon tetap aman dan terkendali.

Ketua Hiswana Migas Kalsel, Hj. Muliana Yuniar, menegaskan bahwa Pertamina telah mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat dengan menambah kuota distribusi, baik untuk BBM maupun LPG.

“Stok aman dan terkendali. Pertamina sudah mengantisipasi dengan penambahan kuota yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat selama Nataru,” ujar Muliana, didampingi jajaran pengurus Hiswana Migas Kalsel, saat ditemui di kantornya di Jalan Belitung Darat, Jumat (19/12/2025).

Menurutnya, distribusi LPG oleh Pertamina dilakukan secara rutin dan berkala menggunakan kapal pengangkut yang masuk ke Kota Banjarmasin. Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, Pertamina menambah pasokan BBM sebesar 15 persen dan LPG sebanyak 106.400 tabung.

“InsyaAllah stok LPG cukup. Harga di tingkat eceran juga mulai normal, berkisar antara Rp21 ribu sampai Rp23 ribu,” jelasnya.

Muliana juga mengungkapkan bahwa stok LPG tabung 3 kg dan 12 kg per hari ini, sebelum pendistribusian, mencapai 1.379.000 kilogram. Sementara stok di kapal yang sandar tercatat sebanyak 880.000 kilogram.

“Jumlah tersebut cukup untuk persediaan sekitar satu minggu ke depan. Selain itu, pasokan akan terus datang secara berkala. Jadi, InsyaAllah stok sangat aman hingga Nataru, baik LPG subsidi maupun non-subsidi,” imbuhnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying, karena pasokan dipastikan terus tersedia. Kebutuhan LPG 3 kg harian masyarakat Kalimantan Selatan sendiri berkisar antara 525.000 hingga 600.000 kilogram.

Pada bagian lain, Muliana menyebutkan bahwa permintaan BBM, khususnya Pertamax dan Pertalite, saat ini sudah kembali normal. Antrean di SPBU pun tidak lagi terjadi seperti beberapa waktu lalu, ketika permintaan Pertamax sempat melonjak hingga dua kali lipat.

Sementara itu, Wakil Ketua Hiswana Migas Kalsel, HM Irfani, menambahkan bahwa seluruh SPBU di Kalimantan Selatan akan beroperasi selama 24 jam penuh selama momen Nataru.

“Kami berharap penyaluran BBM dan LPG selama Nataru berjalan lancar tanpa kendala, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.(Zea) 

Lebih baru Lebih lama