Breaking News
Loading...

Tunjang Operasional, 8.000 Liter BBM Disalurkan bagi Relawan Karhutla

BPBD Tabalong menyalurkan bantuan BBM kepada relawan kebencanaan di wilayah Bumi Saraba Kawa, Kamis (1/10). 

TANJUNG, kalimantanprime.com
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan bahan bakar minyak (BBM) kepada relawan kebencanaan di wilayah Bumi Saraba Kawa, Kamis (1/10). 

Bantuan ini diberikan guna meningkatkan kesiapsiagaan dan menunjang operasional Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) serta relawan pemadam kebakaran (Redkar) dalam menanggulangi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

​Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani, didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tabalong Haris Fahrozi, kepada perwakilan UPBS di halaman Rumah Jabatan Bupati Tabalong.

​Bupati yang akrab disapa H Fani tersebut menyampaikan, bantuan ribuan liter BBM ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap mobilitas relawan di lapangan.

​"Mudah-mudahan ini bisa membantu operasional kawan-kawan UPBS untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah serta Forkopimda dalam menanggulangi Karhutla secara bersama-sama," ujar Fani.

​Fani menambahkan, melalui mekanisme bantuan ini, para relawan tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengantre BBM saat situasi darurat. Hal ini diharapkan mampu memangkas kendala operasional yang kerap terjadi di lapangan.

​"Jadi mereka tidak perlu antre lagi, bisa langsung diambil. Kalau terjadi bencana yang sifatnya mendadak, kita sudah menyiapkan akses agar mereka bisa bergerak dengan cepat," tuturnya.

​Pada kesempatan yang sama, Kalak BPBD Tabalong Haris Fahrozi merinci, total bantuan BBM yang disiapkan pemerintah mencapai 8.000 liter. Cakupan distribusinya dibagi ke dalam tiga zona, yakni wilayah utara, tengah, dan selatan bagian Tabalong.

​Untuk mekanisme pengambilan BBM, pihak BPBD telah menjalin kerja sama dengan dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yaitu SPBU Gunung Batu di Kecamatan Murung Pudak dan SPBU di Desa Kasiau.

​Haris menjelaskan, bantuan BBM yang disalurkan terbagi menjadi dua jenis sesuai dengan spesifikasi kendaraan operasional relawan. Armada truk tangki akan dialokasikan BBM jenis Dexlite, sedangkan armada pikap yang dilengkapi mesin pompa portabel akan mendapatkan Pertamax.

​"Pada tahap pertama, penyaluran kita bagi rata, baik untuk UPBS maupun Redkar yang memiliki unit tangki atau pikap. Namun untuk tahap selanjutnya, kami akan mengevaluasi tingkat keaktifan mereka. Jika ada yang tidak aktif, tentu akan kami pertimbangkan ulang alokasi BBM-nya," tegas Haris. (Red) 
Lebih baru Lebih lama