Breaking News
Loading...

Pemkab Tabalong Siapkan 20 Block Seat untuk Operasional Penerbangan Bandara Warukin

Rapat tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Tabalong dan maskapai Fly Jaya di kediaman Bupati Tabalong, Kompleks Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Rapat itu turut dihadiri sejumlah mitra dunia usaha, di antaranya PT Adaro Group dan PT Pertamina EP.Tanjung.Senin (19/10/2026).

TANJUNG, kalimantanprime.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong terus mematangkan rencana pengoperasian kembali Bandara Warukin. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan maskapai Fly Jaya serta melibatkan perusahaan dan pemerintah daerah sekitar untuk mendukung kebutuhan penumpang.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Tabalong dan maskapai Fly Jaya di kediaman Bupati Tabalong, Kompleks Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Senin (19/10/2026).

Rapat itu turut dihadiri sejumlah mitra dunia usaha, di antaranya PT Adaro Group dan PT Pertamina EP Tanjung.

Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, mengatakan pihaknya sengaja melibatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Tabalong untuk mencari dukungan konkret bagi operasional penerbangan di Bandara Warukin.

“Perusahaan-perusahaan di Tabalong siap mendukung dioperasionalkannya kembali Bandara Warukin. Salah satu upayanya adalah memastikan ketersediaan block seat dari maskapai yang akan melayani penerbangan di bandara ini,” ujarnya.

Dari hasil rapat tersebut, Adaro Group bersama perusahaan mitranya telah menyiapkan dukungan sebanyak 20 block seat. Jumlah tersebut diharapkan bertambah melalui penjajakan kerja sama dengan perusahaan lainnya.

Pemkab Tabalong juga berencana menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah tetangga, seperti Kabupaten Barito Timur, Balangan, Paser, dan Hulu Sungai Tengah, serta daerah lainnya yang berpotensi memanfaatkan layanan penerbangan dari Bandara Warukin.

Menurut Rifani, pertemuan lanjutan akan dilakukan bersama kepala daerah di kawasan sekitar untuk mengetahui jumlah block seat yang dapat dipenuhi. Dengan demikian, kebutuhan kursi yang telah terjamin dapat dihitung, sekaligus menentukan kapasitas yang masih bisa dipasarkan kepada masyarakat umum.

Ke depan, Pemkab Tabalong berharap operasional Bandara Warukin tidak hanya didukung satu maskapai. Kehadiran maskapai lain dengan pilihan rute berbeda, seperti Jakarta dan Surabaya, juga diharapkan dapat membuka akses transportasi udara yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha.

Pemkab Tabalong bahkan membuka peluang pengembangan infrastruktur bandara melalui program perpanjangan landasan pacu (runway), apabila operasional penerbangan berjalan lancar dan kebutuhan pengembangan semakin meningkat.

Sementara itu, Government Relation Site Department Head PT Adaro Indonesia, Muhammad Antonio Kurniawan, mengatakan kebutuhan transportasi udara menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam mendukung rencana pengoperasian Bandara Warukin.

“Sekitar 23 ribu karyawan kami tentu ada yang memerlukan transportasi udara. Sesuai komitmen yang disampaikan dalam rapat, kami menyiapkan 20 block seat untuk kebutuhan jadwal penerbangan setiap Senin,” katanya.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah mitra kerja. Kebutuhan kursi penerbangan tidak hanya berasal dari PT Adaro Indonesia, tetapi juga perusahaan-perusahaan mitra yang beraktivitas di kawasan Tabalong.

Adapun rute penerbangan yang direncanakan pada tahap awal adalah Tanjung–Jakarta. Dukungan dari perusahaan dan pemerintah daerah sekitar diharapkan dapat menjadi salah satu faktor pendukung keberlanjutan operasional penerbangan di Bandara Warukin.(Red) 

Lebih baru Lebih lama