Breaking News
Loading...

Hari Keempat Verifikasi PSR, 414 Petani Plasma Sangking Baru dan Sungai Nipah Telah Terdata


KOTABARU, kalimantanprime.com – Harapan ratusan petani kelapa sawit di Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, untuk memperbarui kebun mereka melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terus menunjukkan perkembangan. Memasuki hari keempat verifikasi lapangan replanting plasma KUD Gajah Mada, sebanyak 414 petani telah mengikuti proses verifikasi.

Pelaksanaan verifikasi yang melibatkan petani dari Desa Sangking Baru dan Desa Sungai Nipah tersebut berlangsung pada Jumat (9/10/2026). Hingga pukul 11.00 WITA, tercatat 87 petani telah menjalani verifikasi dari target 110 petani yang dijadwalkan pada hari itu.

Sebelumnya, selama tiga hari pertama, sebanyak 327 petani telah mengikuti tahapan verifikasi. Dengan tambahan peserta pada hari keempat, jumlah petani yang telah menjalani verifikasi mencapai 414 orang.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya antusiasme petani plasma dalam mengikuti program yang diharapkan menjadi jalan untuk memperbarui tanaman sawit yang telah tua atau tidak lagi produktif secara optimal.

Bagi petani, PSR bukan sekadar program pergantian tanaman. Lebih dari itu, program ini menjadi harapan untuk meningkatkan produktivitas kebun, menjaga keberlanjutan usaha perkebunan, dan memperkuat perekonomian keluarga dalam jangka panjang.

Perwakilan PT SKIP, Pramesthi Nugroho, menyampaikan bahwa verifikasi lapangan merupakan tahapan penting untuk memastikan kesesuaian data petani dan kondisi lahan dengan persyaratan program sebelum memasuki proses selanjutnya.

Ketelitian dalam pemeriksaan diperlukan agar pengajuan berjalan sesuai ketentuan dan manfaat program dapat diberikan kepada pekebun yang memenuhi persyaratan.

Dalam pelaksanaannya, proses verifikasi meliputi pemeriksaan administrasi dan wawancara langsung dengan petani, serta peninjauan kondisi lahan sesuai kebutuhan pemeriksaan.

Kepala Desa Sungai Nipah, Dwi Putranto, juga menyambut baik pelaksanaan verifikasi tersebut. Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga petani yang memenuhi persyaratan memperoleh kesempatan mengikuti program PSR.

Dukungan pemerintah desa dinilai penting untuk memperkuat koordinasi antara petani, pengurus koperasi, dan pihak terkait, sehingga proses pengajuan dapat berlangsung tertib sesuai prosedur.

Badan Pengawas KUD Gajah Mada, H. Rafiansyah, mengapresiasi pelaksanaan verifikasi lapangan yang dilakukan Tim Sucofindo bersama para petani plasma.

Menurutnya, partisipasi aktif petani dan koordinasi antarpihak menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran proses verifikasi.

“Alhamdulillah, pelaksanaan program PSR di Desa Sangking Baru mendapat sambutan yang sangat baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Sucofindo yang telah melaksanakan verifikasi melalui wawancara langsung dengan para petani, khususnya petani plasma di Desa Sangking Baru dan wilayah sekitarnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, para petani juga menunjukkan sikap proaktif dengan memenuhi panggilan atau undangan yang disampaikan oleh pihak terkait.

Selain itu, pelayanan selama kegiatan, mulai dari pos awal hingga peninjauan langsung ke titik lokasi di lapangan, dinilai berjalan dengan baik dan terkoordinasi.

Ia berharap seluruh proses verifikasi dapat diselesaikan dengan lancar sehingga petani yang memenuhi persyaratan bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari sisi petani, kelancaran verifikasi menjadi hal yang dinantikan. Perwakilan petani plasma, H. Kahfi, menyampaikan harapannya agar proses yang sedang berjalan tidak hanya lancar pada tahap pemeriksaan, tetapi juga berlanjut hingga realisasi program peremajaan di kebun petani.

“Sebagai petani, kami tentu berharap program PSR ini dapat berjalan lancar sampai tahap realisasi. Verifikasi ini menjadi langkah penting bagi kami untuk memperbarui tanaman sawit yang sudah tua agar ke depan produktivitas kebun bisa meningkat dan hasilnya lebih baik,” ujar H. Kahfi.

Ia juga berharap koordinasi antara petani, koperasi, pemerintah desa, dan pihak terkait terus terjaga sehingga seluruh persyaratan dapat dipenuhi dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan program PSR akan sangat berarti bagi petani plasma yang menggantungkan penghasilan keluarga dari perkebunan kelapa sawit. Karena itu, kepastian kelanjutan program menjadi harapan besar masyarakat.

Program PSR bertujuan mengganti tanaman kelapa sawit yang telah tua, rusak, atau tidak produktif dengan tanaman baru yang memiliki potensi hasil lebih baik. Namun, peningkatan produktivitas tidak hanya bergantung pada peremajaan, melainkan juga pengelolaan kebun, pendampingan teknis, dan pemeliharaan tanaman secara berkelanjutan.

Keterlibatan koperasi, pemerintah desa, perusahaan pendamping, tim verifikasi, dan petani menjadi unsur penting untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan.

Dengan total 414 petani telah menjalani verifikasi hingga hari keempat, proses pengajuan PSR plasma KUD Gajah Mada terus bergerak. Kini, harapan petani Desa Sangking Baru dan Desa Sungai Nipah tertuju pada kelancaran tahapan berikutnya, hingga program benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi kebun serta kesejahteraan masyarakat.

Bagi para pekebun, keberhasilan PSR nantinya tidak hanya diukur dari jumlah petani yang terverifikasi, tetapi juga dari terwujudnya peremajaan kebun yang mampu menopang produktivitas dan masa depan ekonomi keluarga.(San) 

Lebih baru Lebih lama