TANAH LAUT, kalimantanprime.com – Dugaan aliran limbah yang dikaitkan dengan aktivitas RSUD Hadji Boejasin Pelaihari menjadi sorotan dalam pemberitaan sejumlah media.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tanah Laut melakukan verifikasi langsung ke rumah sakit untuk memeriksa sistem pengelolaan limbah dan saluran air.
Verifikasi dilakukan pada Jumat (16/10/2026), meliputi pemeriksaan pengelolaan limbah domestik, limbah medis, hingga saluran drainase di lingkungan rumah sakit.
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan (P2KLH) DPRKPLH Tanah Laut, Adi Rahmani, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan limbah domestik dan limbah medis dikelola melalui sistem yang terpisah.
“Limbah domestik diolah melalui instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan sistem tertutup. Sedangkan limbah medis atau bahan berbahaya dan beracun (B3) disimpan di tempat khusus sebelum diangkut pihak ketiga,” jelas Adi di area IPAL RSUD Hadji Boejasin, Selasa (20/10/2026).
Ia menjelaskan, drainase terbuka di lingkungan rumah sakit berfungsi menampung aliran air umum, seperti air hujan serta air dari aktivitas pencucian lantai dan kendaraan.
Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, Adi mengatakan limbah domestik maupun limbah medis tidak tercampur dengan aliran drainase terbuka tersebut.
Di tempat sama, Direktur RSUD Hadji Boejasin, dr. Sigit Prasetia Kurniawan, menegaskan pihaknya tidak mengalirkan limbah domestik maupun limbah B3 ke luar area rumah sakit.
Menurutnya, limbah domestik yang berasal dari toilet, tempat cuci tangan, dapur, dan fasilitas umum lainnya terlebih dahulu diolah melalui IPAL. Air hasil pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk menyiram tanaman.
“Semua limbah domestik di rumah sakit diolah terlebih dahulu melalui IPAL. Sedangkan limbah B3 dikelola secara terpisah dan disimpan tertutup sebelum diangkut pihak ketiga,” kata Sigit.
Ia menambahkan, saluran drainase terbuka menampung air hujan dan air dari aktivitas pencucian kendaraan maupun fasilitas rumah sakit. Adapun limbah domestik dan limbah B3 memiliki sistem pengelolaan tersendiri.(Ril)
