TANJUNG, kalimantanprime.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong terus mendorong pengembangan inovasi berbasis potensi lokal melalui Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (ITTG) Tingkat Kabupaten Tabalong Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabalong tersebut berlangsung di Gedung Sarabakawa, Tanjung, Selasa (13/10/2026).
Kepala DPMD Tabalong, Aditya Pula Nugraha, menyampaikan bahwa lomba inovasi ITTG memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan dan kelurahan.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi tepat guna dapat mengoptimalkan pengelolaan potensi sumber daya alam, meningkatkan nilai tambah, mendorong efisiensi kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas masyarakat sekaligus upaya menjaring inovasi berbasis potensi lokal, DPMD Tabalong melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menyelenggarakan lomba tersebut dengan melibatkan berbagai kalangan.
Pada pelaksanaan tahun ini, lomba dibagi menjadi dua kategori. Kategori pertama diperuntukkan bagi Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) desa dan kelurahan serta masyarakat umum, dengan total 22 produk atau alat teknologi tepat guna. Sementara kategori kedua diikuti pelajar dan mahasiswa dengan total 10 produk atau alat TTG.
Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba inovasi tersebut.
Ia menilai inovasi telah menjadi bagian dari budaya di Kabupaten Tabalong dalam lima tahun terakhir. Karena itu, ia berharap berbagai inovasi yang lahir dari kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi modal bagi daerah untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Bahkan, ia berharap pada tahun mendatang inovasi dari Tabalong dapat diikutsertakan dalam ajang Innovative Government Award (IGA).
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas dan inovasi masyarakat, Pemkab Tabalong juga menyatakan kesiapan untuk menampung dan membeli produk inovatif yang dihasilkan para peserta lomba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai produk teknologi tepat guna yang tidak hanya menjadi kebanggaan penciptanya, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan produktivitas dan pembangunan daerah.( Red)
