KOTABARU, kalimantanprime.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Poros Tarjun–Serongga, Desa Langadai, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 18.40 WITA.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Mitsubishi Truck Tangki CPO warna kuning dengan nomor registrasi DA 8190 ZM yang dikemudikan Suwardi bin Wiryojo (alm) dan sepeda motor Yamaha Crypton warna hitam dengan nomor registrasi DA 3440 EA yang dikendarai Muhammad Alfi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, saat kejadian kedua kendaraan melaju searah dari Pelabuhan Tarjun menuju Serongga. Ketika melintas di jalan yang lurus, truk tangki tersebut menabrak bagian belakang sepeda motor yang berada di depannya.
Benturan membuat sepeda motor tersangkut di bagian depan truk tangki. Pengemudi kemudian menghentikan kendaraannya di sisi kiri jalan untuk memindahkan posisi sepeda motor yang tersangkut.
Namun, setelah itu truk kembali melanjutkan perjalanan menuju arah Serongga. Dalam proses tersebut, korban yang berada di bawah kolong kendaraan diduga tidak terlihat oleh pengemudi.
Korban kemudian terlindas bagian belakang sebelah kiri truk tangki.
Peristiwa tersebut mengakibatkan kecelakaan berujung fatal. Polisi selanjutnya melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian serta memastikan unsur kelalaian dalam kecelakaan tersebut.
PS Kanit Gakkum Satlantas Polres Kotabaru, Aiptu Syalfian, menyampaikan bahwa laporan polisi telah diterbitkan dan proses penyidikan saat ini berjalan.
“Laporan polisi sudah terbit dan proses penyidikan berjalan,” demikian keterangan Aiptu Syalfian.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait serta mengumpulkan keterangan dan barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
Kecelakaan ini menjadi perhatian serius karena terjadi di jalur yang menjadi akses kendaraan angkutan berat, sehingga kewaspadaan dan kehati-hatian seluruh pengguna jalan menjadi sangat penting.
Saat berita ini diturunkan supir tanki masih belum bisa dikonfirmasi dan masih dalam pemeriksaan pihak berajib. (San)
