Breaking News
Loading...

Kebakaran Hebat di Jalan Pandu Banjarmasin, Bedakan dan Empat Rumah Terdampak

Suasana di Jalan Pandu, Gang Damai, Kecamatan Banjarmasin Timur, mendadak geger setelah kobaran api melahap sejumlah bangunan warga, Kamis (3/9/2026).

BANJARMASIN,kalimantanprime.com
– Suasana di Jalan Pandu, Gang Damai, Kecamatan Banjarmasin Timur, mendadak geger setelah kobaran api melahap sejumlah bangunan warga, Kamis (3/9/2026).

Dalam peristiwa tersebut, satu bangunan bedakan dua pintu hangus terbakar. Sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan berat akibat terdampak kobaran api.

Tak hanya bangunan, empat unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi juga ikut menjadi sasaran amukan si jago merah.

Salah seorang warga terdampak, Fauzi, mengaku sempat panik setelah mendapat kabar rumahnya terkena kebakaran. Saat kejadian, dirinya tengah bertugas di rumah sakit.

Begitu menerima kabar tersebut, Fauzi langsung bergegas pulang. Namun, setibanya di rumah, kobaran api sudah membesar.

“Saat saya sampai, api sudah menyala di kendaraan kami yang terparkir di depan rumah. Lalu saya coba menggedor pintu untuk memanggil istri saya, ternyata istri saya sudah ada di luar, di belakang saya,” ujar Fauzi.

Sementara itu, sang istri, Ramlah, berada di rumah ketika kebakaran terjadi. Ia mengaku terbangun setelah mendengar suara dari arah luar dan merasakan hawa panas.

Ramlah yang penasaran kemudian keluar dari kamar untuk melihat kondisi di sekitar rumah.

Saat membuka pintu, ia langsung melihat kobaran api yang sudah membesar dari rumah di seberang.

“Saat itu, api dari rumah di seberang sudah terlihat membesar,” tutur Ramlah.

Kondisi semakin mencekam ketika api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitar lokasi.

Ramlah yang berusaha menyelamatkan diri menuju lantai bawah justru mendapati kabel listrik dalam kondisi terbakar dan melintang di jalan.

Kabel tersebut kemudian mengenai kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi. Akibatnya, bagian ban kendaraan meleleh hingga akhirnya ikut terbakar.

“Kalau ledakan itu tidak ada, tapi yang ada itu suara kayu terbakar seperti patah, bunyinya kretek-kretek,” ungkap Ramlah.

Sementara itu, bangunan yang diduga menjadi titik awal kebakaran diketahui dalam kondisi kosong. Penghuninya disebut sedang pergi menghadiri acara pernikahan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan cukup parah. Satu bangunan bedakan dua pintu hangus, sedangkan empat rumah lainnya mengalami rusak berat. Empat unit sepeda motor juga ikut terbakar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang dialami warga masih belum diketahui.

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Pendataan terhadap bangunan dan kendaraan yang terdampak juga masih dilakukan pihak terkait.

Sementara itu, dugaan mengenai penyebab maupun adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. (Kyu)

Lebih baru Lebih lama