Breaking News
Loading...

Jalan Tanjung Pangga–Pembelacan Mulai Diperbaiki, Warga: “Ini Urat Nadi Perekonomian Kami”

Setelah cukup lama menjadi tumpuan utama mobilitas warga, ruas Jalan Tanjung Pangga–Pembelacan, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, kini mulai mendapat perhatian melalui pekerjaan perbaikan
.

KOTABARU, kalimantanprime.com — Setelah cukup lama menjadi tumpuan utama mobilitas warga, ruas Jalan Tanjung Pangga–Pembelacan, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, kini mulai mendapat perhatian melalui pekerjaan perbaikan.

Bagi masyarakat Desa Tanjung Pangga, perbaikan jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama keluar-masuk desa sekaligus jalur vital bagi perputaran ekonomi masyarakat.

Kerusakan jalan selama ini tidak hanya membuat perjalanan warga menjadi sulit, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi. Hasil perkebunan harus melewati ruas tersebut untuk dipasarkan, sementara berbagai kebutuhan pokok masyarakat juga masuk melalui akses yang sama.

Karena itu, dimulainya perbaikan jalan disambut lega oleh masyarakat.

Perwakilan warga Desa Tanjung Pangga, Syahrudin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang telah merespons kebutuhan masyarakat.

“Kami sebagai masyarakat Tanjung Pangga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah memperhatikan dan melakukan perbaikan jalan ini. Jalan ini sangat penting bagi kami karena merupakan satu-satunya akses keluar-masuk desa,” ujar Syahrudin.

Ia menegaskan, keberadaan jalan yang layak sangat menentukan kehidupan masyarakat desa.

“Jalan ini adalah urat nadi kami. Hasil kebun dan kebutuhan masyarakat semuanya melewati jalan ini. Kalau jalannya rusak, tentu sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan perekonomian warga,” katanya.

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur, terutama ruas jalan yang menjadi akses vital masyarakat dan memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses utama masyarakat. Perbaikan Jalan Tanjung Pangga–Pembelacan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas, termasuk mengangkut hasil perkebunan dan memenuhi berbagai kebutuhan,” ujar Syairi Mukhlis.

Menurutnya, pembangunan jalan tidak semata-mata berkaitan dengan konektivitas. Infrastruktur yang baik juga menjadi salah satu kunci untuk membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

“Kita ingin akses masyarakat semakin mudah dan lancar. Dengan jalan yang baik, mobilitas warga meningkat, distribusi hasil perkebunan lebih mudah, dan pada akhirnya dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” katanya.

Syairi juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kepala Desa Tanjung Pangga, Muhammad Iriansyah, turut mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi ruas jalan tersebut.

Menurutnya, perbaikan jalan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat karena akses tersebut bersentuhan langsung dengan hampir seluruh aktivitas warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian dan perbaikan ruas Jalan Tanjung Pangga–Pembelacan. Jalan ini merupakan akses utama masyarakat Desa Tanjung Pangga,” ungkap Muhammad Iriansyah.

Ia berharap peningkatan infrastruktur tersebut dapat terus dilanjutkan hingga kondisi jalan benar-benar representatif dan mampu digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami berharap perbaikan ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan dapat terus ditingkatkan. Karena kalau akses jalan lancar, mobilitas masyarakat juga lancar dan roda perekonomian desa akan semakin bergerak,” pungkasnya.

Bagi warga Tanjung Pangga, jalan yang diperbaiki berarti lebih dari sekadar permukaan jalan yang mulus.

Di balik ruas tersebut terdapat aktivitas warga menuju kebun, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan hingga kebutuhan sehari-hari.

Kini, harapan warga bukan lagi sekadar agar jalan bisa dilewati, tetapi agar akses vital tersebut benar-benar menjadi penggerak ekonomi dan membuka jalan bagi kehidupan masyarakat Tanjung Pangga yang lebih baik.(San) 

Lebih baru Lebih lama