Breaking News
Loading...

Hari Ke-11 Pencarian Km Virgo 8, 136 Korban Berhasil Ditemukan, 107 Korban Dalam Pencarian

 pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-11. Tim SAR gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi sejumlah korban dari lokasi tenggelamnya kapal

BANJARMASIN, kalimantanprime.com
— Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-11. Tim SAR gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi sejumlah korban dari lokasi tenggelamnya kapal.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan proses evakuasi dilakukan sejak pagi dengan mengerahkan tim penyelam gabungan dari KN SAR Pacitan.

Tim tersebut melibatkan Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, dan Kopasgat TNI AL.

Dalam operasi tersebut, tiga kali penyelaman atau *sortie* dilakukan. Hasilnya, sebanyak sembilan korban berhasil dievakuasi ke KN SAR Pacitan.

"Dari tiga sortie ini, tim penyelam berhasil mengevakuasi sebanyak sembilan korban menuju KN SAR Pacitan," kata Putu.

Dari sembilan korban tersebut, tujuh di antaranya kemudian dipindahkan ke daratan menggunakan helikopter HR 3601.

Sedangkan dua korban lainnya masih berada di KN SAR Pacitan dan dijadwalkan dievakuasi pada hari berikutnya sekitar pukul 07.30 menggunakan helikopter HR 3604 milik Basarnas.

Di hari yang sama, satu korban lainnya ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses penanganan dan identifikasi.

Dengan tambahan tersebut, terdapat 10 korban baru yang masuk dalam data operasi SAR hari ke-11.

Berdasarkan manifest KM Virgo Transport 8, kapal tersebut membawa total 243 orang, terdiri dari penumpang dan awak kapal.

Hingga pembaruan terakhir, sebanyak 136 orang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat dan 28 orang meninggal dunia.

Sementara itu, masih terdapat 107 orang yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Putu menyebut operasi pencarian sejauh ini tidak terkendala persoalan personel, peralatan maupun teknis di lapangan.

Namun, kondisi arus laut yang berubah dengan cepat masih menjadi tantangan utama bagi tim penyelam.

Karena itu, tim memanfaatkan momentum ketika arus mulai tenang untuk melakukan penyelaman dan proses evakuasi korban.

Untuk operasi berikutnya, tim SAR akan kembali melakukan evaluasi serta mempersiapkan seluruh peralatan pada malam hari.

Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca pada hari berikutnya diperkirakan lebih mendukung operasi pencarian.

"Persiapan kita lakukan malam ini, termasuk briefing dan evaluasi, sehingga besok pagi seluruh peralatan, RIB dan *rubber boat* sudah siap dan operasi dapat dimulai pukul 07.00," pungkasnya.(Red) 

Lebih baru Lebih lama