![]() |
| Warga Jalan Bandarmasih, Gang VI RT 38, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, dibuat geger oleh kebakaran yang terjadi pada Senin (31/8/2026) dini hari. |
BANJARMASIN, kalimantanprime.com – Warga Jalan Bandarmasih, Gang VI RT 38, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, dibuat geger oleh kebakaran yang terjadi pada Senin (31/8/2026) dini hari.
Kobaran api melahap sebuah bedakan yang diketahui telah lama tidak dihuni. Api yang cepat membesar juga berdampak pada sebuah rumah dua lantai di sekitar lokasi hingga mengalami kerusakan sedang.
Kejadian bermula saat Abdul Syukur bersama istrinya sedang tertidur di rumah yang posisinya tepat berada di samping bangunan yang terbakar.
Abdul mengaku terbangun setelah istrinya mengalami batuk-batuk dan merasa pengap. Saat membuka mata, ia mendapati bagian dalam rumah sudah dipenuhi asap.
“Saat saya bangun itu banyak asap di dalam rumah. Awalnya saya kira kabut asap karena kebakaran lahan,” ujar Abdul di lokasi kejadian.
Rasa penasaran membuat istrinya keluar rumah untuk mencari udara. Namun, dari luar rumah justru terlihat kobaran api yang sudah membesar dari arah bedakan kosong di sebelah rumah mereka.
Mengetahui kondisi tersebut, Abdul langsung meminta bantuan warga sekitar. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan ember berisi air.
Namun, usaha tersebut tidak mampu mengendalikan kobaran api yang sudah terlanjur membesar.
“Kit a sempat mencoba memadamkan dengan ember, namun gagal karena api sudah terlanjur membesar,” katanya.
Api kemudian dengan cepat menjalar karena bangunan yang terbakar merupakan konstruksi lama dan sebagian besar berbahan kayu.
Kondisi tersebut membuat api mudah merambat ke bangunan di sekitarnya.
Abdul menyebut bangunan yang diduga menjadi titik awal kebakaran sudah bertahun-tahun tidak ditempati.
Bahkan, menurutnya, aliran listrik di bangunan tersebut juga telah lama diputus.
“Bedakannya itu sudah bertahun-tahun kosong, bahkan listriknya saja sudah lama diputus,” ungkapnya.
Karena kondisi tersebut, warga mengaku masih bingung mengenai sumber api yang tiba-tiba muncul dari bangunan kosong tersebut.
“Makanya kita juga bingung asal apinya itu dari mana,” tambah Abdul.
Warga yang mengetahui kejadian kemudian meminta bantuan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan Damkar Kota Banjarmasin untuk menangani kobaran api.
Akibat kebakaran tersebut, sedikitnya lima pintu bedakan hangus terbakar, sementara sebuah rumah tingkat dua mengalami kerusakan sedang.
Beruntung, kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga sedang beristirahat itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih belum diketahui. Begitu pula dengan jumlah kerugian yang ditimbulkan.
Pemerintah Kota Banjarmasin masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran, sedangkan pihak kepolisian melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab munculnya api. (kyu)
